Tahun 2004 beberapa individu memberanikan diri merintis perwujudan sebuah sekolah. Beranjak dari angan-angan sebuah sekolah dengan berbagai imajinasi yang berserak di dalam benak tentang sebuah ruang belajar yang ideal. Sebuah ruang belajar yang ramah, penuh kehangatan dan bisa membawa makna bagi yang terlibat di dalamnya.
Tanggal 21 September 2004, 20 tahun silam kami menetapkan sebuah nama, Semi Palar. Semi Palar yang maknanya adalah Tumbuh Menjadi Harapan. Nama yang menjadi pengikat kita semua untuk apa yang kita lakukan bersama dalam cita-cita menumbuhkan kita dan anak-anak kita yang hadir di ruang ini hari demi hari. Berproses bersama agar mereka menemukan kesejatian diri mereka masing-masing sebagaimana Sang Pencipta menganugerahi mereka kehidupan melalui kedua orangtuanya, ke dalam alam peradaban hari ini.Β
Kemudian nama Semi Palar ini disandingkan dengan sebutan Rumah Belajar yang selama 20 tahun ini menjadi rumah kita bersama untuk belajar, untuk sungguh-sungguh belajar. Sebutan Rumah Belajar menjadi pengganti istilah sekolah yang selama ini kita kenal sebagai ruang pendidikan formal di mana dulu kita guru dan orangtua sebatas diberikan berbagai pengetahuan oleh guru-guru kita. Bukan hanya mengganti nama, kita punya penghayatan tersendiri terhadap kata belajar yang sebetulnya sangat sakral dan punya makna yang mendalam.Β
Tidak terasa, hari ini, perjalanan kita bersama sudah menginjak rentangan waktu sepanjang dua dasawarsa. 20 tahun Rumah Belajar Semi Palar. Tahun di mana kita kembali mengingat semangat awal yang ada di dalam genggaman saat cita-cita itu muncul tentang sebuah sekolah, tentang Rumah Belajar Semi Palar. Semangat, enerji besar yang mendorong kita semua, melahirkan momentum, yang bisa membuat kita sampai di titik ini, hari ini. Semangat itulah yang kita ingat kembali di Selametan Rumah Kita, selametan Rumah Belajar Semi Palar di tahun perjalanannya yang ke 20 tanggal 31 Agustus silam.Β
Di dalam semangat kebersadaran ini, kita perlu mengingat kembali, merefleksikan diri, membawa diri kita masing-masing ke dalam sebuah ruang kesadaran yang satu. Kenapa kita semua dibawa hadir di Rumah Belajar Semi Palar hari ini. Kesadaran akan apa peran kita masing-masing: Sadar Diri. Di ruang dan waktu seperti apa kita sekarang berada: Sadar Lingkungan. Kemudian ke mana tujuan kita semua hadir di dalam ikatan kebersamaan ini: Sadar Tujuan.
Sampai hari inipun kita masih belajar dan tidak akan berhenti belajar. Peradaban berubah sebagaimana peradaban senantiasa berubah. Perubahan adalah hakikat eksistensi semesta dan semua yang ada di dalamnya. Karenanya proses ini tidak akan pernah tuntas dan tidak akan pernah usai. Sepanjang jaman masih membutuhkan keberadaan Rumah Belajar Semi Palar - sejauh itulah berbagai hal perlu kita upayakan bersama supaya terus kita bisa menumbuhkan diri menjadi harapan, untuk masa depan yang lebih baik.
Tidak ada peristiwa kebetulan. Seperti halnya setiap untaian peristiwa tang terjadi di sepanjang 20 tahun perjalanan Rumah Belajar Semi Palar. Termasuk hadirnya kita satu demi satu di dalam ikatan kebersamaan kita hari ini. Mari jalankan peran kita sebaik-baiknya untuk menumbuhkan diri dan anak-anak kita, tumbuh menjadi harapan. Selamat untuk kita semua. ππΌπ±π
Photo by Daniel Reche: https://www.pexels.com/photo/orange-star-bokeh-light-1556654/
Selamat hari jadi ke 20 Smipa.. semoga terus bertumbuh dan berbuah kebaikan ππΌ