Jum'at lalu jumlah tulisan AES (Atomic Essay Smipa) mencapai empat ribu tulisan. Keren ya. Satu milestone lagi tercapai.
Dari penulisnya, satu penulis @joefelus segera menginjak esainya yang ke 500. Tinggal hitungan jari. Beberapa sudah menginjak...
Tulisan ini merespon tulisan kak @shafa yang kedua - yang diberi judul Menang ini Punyamu. Saya mau menyoroti tentang Debat. Hari ini saya mengikuti debat calon ketua OSIS SMP Smipa.
Saya diundang menjadi panelis oleh Nayla, panitia pemilihan...
Menulis lagi tentang menulis, kali ini mau saya kaitkan dengan tulisan sebelumnya mengenai makna. Hal ini terpikirkan setelah membaca tulisan kak Mamat - selepas pembekalan di Lembang minggu lalu.
Selain kak Mamat ada kak Yanti juga yang...
Mestinya tidak sulit menjawab pertanyaan kenapa penting bagi seorang manusia untuk menemukan makna hidupnya. Kalau makna hidup seseorang gagal ditemukan, ya hidupnya akan menjadi tidak bermakna, tanpa arti, meaningless. Hidup jadi tanpa arah dan...
"Kak Andy, pembekalan itu ngapain sih?" Pertanyaan ini muncul saat seorang rekan orangtua melihat mobil sedang dimuati barang dan perlengkapan (logistik) untuk kebutuhan kegiatan pembekalan kakak² Smipa di Lembang, besok dan lusa. Ini terjadi di...
Kak Andy, apakah pembekalan kakak kali ini wajib sifatnya? Muncul pertanyaan dari salah satu kakak yang disampaikan melalui Koordinator Jenjang. Jawabannya bisa mudah sebenarnya, tapi hal-hal yang mudah belum tentu mendorong kita berpikir. Kalau...
Seingat saya ini tulisan kedua saya yang berjudul Intens. Saya rasa ini judul yang pas, karena hampir sejak satu awal TP ini, sangat padat jadwal dan kesibukan saya sejak bulan Juli lalu. Sebulan yang lalu adik saya mudik dari Jerman dan dalam...
Hari ini saya bersama tim Smipa Disada berangkat ke Kuningan untuk bertemu rekan-rekan pengurus Yayasan dan pengelola Sekolah Linimasa. Tujuannya adalah laporan pertanggung jawaban pendampingan sekolah dan guru² Linimasa yang sudah berjalan satu...
Sebagai daerah yang belum banyak tersentuh pembangunan, hal-hal yang secara kultural sejak awal dimiliki, masih banyak yang hidup di Sumba. Dalam banyak hal, tradisi dan nilai-nilai asli budaya lokal juga jadi faktor penghambat bagi kemajuan...
Saya berkesempatan untuk berinteraksi cukup dekat - selama kurang lebih empat puluh lima menit dengan satu orang siswa SD Bali Loura yang bernama Isko. Isko adalah siswa kelas V. Saya berjumpa dengan dia di saung bambu. Salah satu tempat...
Saya baru menuliskan esai ini pada tanggal 28. Cita-cita untuk menulis jurnal setiap hari selama saya di Sumba ternyata gagal karena banyak hal. Pertama memang kegiatan di sana setiap hari cukup padat dan melelahkan. Kami sudah berangkat jam 7...
Salah satu kampung yang kami kunjungi bersama mobil Klik-klik adalah Lendongara. Mobil Klik-klik ini adalah mobil LC yang berberkeliling dari kampung ke kampung di sekitar LC Umma Manganne.
Kampung ini lokasinya tidak jauh dari LC - relatif dekat...
Perjalanan kali ini membawa saya berjumpa berbagai situasi dan berbagai tempat di Sumba Barat Daya. Sekolah-sekolah, kampung-kampung, juga memberi saya kesempatan untuk berbincang dengan beberapa individu dan berjumpa dengan beberapa lembaga /...
Tulisan ini masih terkait dengan #JurnalSumba yang sebelumnya dan esai lain yang akan saya tuliskan. Salah satu perjumpaan saya dengan Suster Mathilde yang menjadi pembuka jalan sampainya saya ke tanah Sumba. Pertama kali saya berjumpa dengan...
Sekolah pertama yang saya kunjungi di Sumba adalah SD Negeri Mananga Aba. Sekolah ini adalah satu dari dua sekolah yang dijadikan tempat teman-teman mahasiswa Unpar melaksanakan praktik mengajar. Belajar berinteraksi dan berbagi apa yang dipunya...