Seminggu kemarin adalah satu minggu yang berharga bagiku. Aku banyak menghabiskan waktu dengan anjing di rumah nenekku, Daphne. Daphne adalah anjing milik kami yang sudah ada sejak sekitar tahun 2007 atau 2008. Jadi usianya sekarang antara 13-14 tahun. Walaupun dibandingkan dengan umur manusia dia termasuk masih muda, namun untuk seekor anjing dia sudah termasuk tua. Karena umur pada anjing tidak bisa disamakan dengan manusia.
Aku sendiri tidak ingat kejadian ketika Daphne dibeli maupun beberapa tahun awal saat Daphne kami pelihara. Karena pada saat itu pun aku masih sangat kecil. Satu hal yang pasti adalah Daphne sempat memiliki anak. Dia memiliki 5 anak yang sayangnya satu pergi sehari setelah kelahirannya. Dari 4 yang tersisa, dua sudah diberikan ke teman sepupuku, satu kabur dan tidak pernah ditemukan, dan yang satu lagi juga telah pergi karena penyakit yang menyerangnya. Daphne juga punya saudara bernama Darren, yang sayangnya juga sudah pergi.
Daphne adalah anjing yang riang. Dia selalu bersemangat setiap kali didekati dan selalu meminta untuk dielus. Dia juga anjing yang baik, seingatku dia sama sekali tidak pernah menggigitku (ya tapi ngga tau sih apakah dia pernah menggigit orang lain). Jujur setiap kali datang ke rumah nenek, sering kali aku hanya menyapanya dan jarang mengelusnya. Tapi itu bukan berarti aku tidak sayang padanya, namun aku seringkali lebih memperhatikan peliharaan lain di rumah nenekku seperti kucing atau sibuk dengan gadgetku. Tapi jika ada waktu, aku akan mengelusnya hingga akhirnya dia bosan. Aku juga pernah masuk ke kandangnya agar lebih mudah mengelusnya sambil memberinya makan, itu pun aku sangat jarang melakukannya. Jadi Daphne itu jarang masuk ke kandang, karena dia dilepas di halaman dalam rumah nenekku. Hanya sesekali saja misalnya saat malam hari baru dia dimasukkan ke dalam kandang.