AES 025 Dua dari Tujuh
leoamurist
Wednesday October 13 2021, 9:30 PM

Menyalahkan bisa jadi adalah semacam kosong yang dipaksa penuhi. Lupa bahwa kekosongan itu sendiri sudah memenuhi ruang kosong. Karena kalau kepenuhan yang memenuhi, namanya ruang penuh. Begitu menyadari ini, enggan menerima jadinya menyalahkan; diri sendiri.

Ekspresi rasa bersalah ini bisa ke dalam juga keluar. Porsi ke dalam dan keluarnya dapat diindera dan didefinisi. Mudahnya, ekspresi rasa bersalah keluar berbentuk arogansi; baik aktif juga pasif. Ekspresi rasa bersalah ke dalam berbentuk rendah diri; secara fisikal dan juga abstrak.

Secara visual, arogansi itu seperti memandang rendah orang lain. Arogansi aktif, dengan berusaha mengarahkan orang lain di jalan paling benar menurut pribadi, dengan segala justifikasinya. Arogansi pasif, merasa tidak semua orang bisa mengerti dirinya jadi bersikap abai dan bebal, dengan segala penolakan dan inkonsistensinya mempertahankan kebenarannya sendiri.

Sedangkan rendah diri, visual nya seperti terima saja semuanya lalu lakukan lalu butuh pengakuan. Seakan terbuka dan aktif, di sisi lain ada rasa menggantung dan mengaitkan diri. Secara fisikal, seperti anggrek di pohon jambu. Secara abstrak, seperti pemuja, penggemar, fans, penggembira, fatalis.

Selanjutnya, arogansi akan diberi angka satu sedangkan rendah diri akan diberi angka nol. Tulisan ini semacam catatan untuk suatu eksperimen. Kita akan melihat konfigurasi binari dari enam cakra yang ada di tubuh manusia. Secara cocoklogi, kalau dirangkai dengan hexagram yijing kita bisa menemukan personality mbti-nya.

It's time for pseudoscience

You May Also Like