Semua ada periodenya. Itulah batas toleransinya. Menjawab pertanyaan sampai kapan begini terus? Bukan dengan sampai kesadarannya bertumbuh dan berubah menjadi lebih baik. Justru dengan, sampai tiga kali dua semester berlalu dan tidak ada perkembangan berarti.
Selalu ada periodenya. Itulah batas adaptasinya. Menjawab pertanyaan cukup itu seperti apa? Bukan dengan sampai kesadarannya bertumbuh dan berkembang menjadi lebih baik. Justru dengan, sampai tiga kali dua semester berlalu dan tidak ada perubahan berarti.
Bahkan periode pun ada periodenya. Itulah batas pengakuannya. Menjawab permintaan penjelasan bukan dengan memberikan pemahaman dan berbagi penceritaan. Justru dengan melepaskan yang kalau perlu ya sampai membiarkan hingga garis akhir perjalanan.
Setelah habis periodenya. Pertanyaan yang tidak perlu dijawab, antara lain sebagai berikut. Perkembangan yang seperti apa? Berarti itu yang bagaimana? Perubahan menjadi seperti apa? Perkembangan yang bagaimana? Berarti itu seperti apa? Kenapa mesti berkembang, berubah, berarti?