Hujan koq malah pakai jas. Jas hujan. Dipakai dadakan, walau bukan di mobil seperti tahu bulat. Karena kalau tidak bulat, bukan topi saya.
Bundar itu, bukan bulat. Bedanya bulat dengan bundar, apa ya? Mungkin bulat itu seperti bakso, sedangkan bundar itu semacam meja.
Kalau meja bulat dan bakso bundar, rasanya gimana ya? Tetap enak lah. Karena rasa tidak bergantung bentuk, tergantung micin.
Bulat juga bisa untuk tekad. Dengan tekad yang bulat, menerobos hujan dengan memakai jas. Jas hujan. Hujan koq malah pakai jas.
Demi mencapai tujuan, hujan deras pun dilawan. Agar dapat menikmati panas pedas suguhan bakso dari penjual langganan.
Bakso bulat di atas meja bundar. Tidak langsung ditaruh begitu saja, perlu ada mangkuk yang mewadahi. Sendok garpu jelas sudah paketannya.
Kalau tidak ada, tak perlu menggerutu membuang muka. Hanya satu saja kita punya soalnya. Kalau dibuang, gak ada muka lagi kita. Tak dikenali.