AES276 Kenapa Meditasi Berhasil
leoamurist
Thursday June 9 2022, 12:01 PM

Fisik kita memiliki batasan ruang dan waktu. Kita tidak bisa melakukan banyak hal bersamaan di satu ruang dan waktu yang sama. Sekalipun itu dilabeli multi-tasking, itu hanya switching satu kegiatan dengan kegiatan lain dalam urutan. Urutan ini lah bukti waktu dan ruang yang berbeda. Bahkan berbeda nol koma lima detik kan sudah waktu dan ruang yang berbeda.

Imajinasi kita tidak memiliki batasan ruang dan waktu. Kita bisa melakukan banyak hal bersamaan di satu ruang dan waktu yang sama. Walaupun bisa belum tentu mampu, makanya kekuatan imajinasi ini perlu dilatih. Cara melatihnya ya dengan pengalaman fisik yang terbatas itu. Caranya? Menemukan hal yang baru.

Penemuan akan hal baru mengaktivasi area otak, yang kita namakan dengan neuroplastisitas. Aktivasi area otak ini membuka zona baru yang tadinya pasif menjadi  aktif. Semacam membuka lahan baru yang siap ditanami. Nah, di sini lah meditasi berhasil. Berhasil membuka area baru yang nantinya menjadi wadah hidayah. Ini tahap kontemplatif.

Kenapa meditasi berhasil, karena itu menghadirkan hal yang baru. Kalau tidak menghadirkan hal yang baru, itu bukan meditasi melainkan kebiasaan saja. Hal baru pun tidak perlu heboh dan besar, tidak perlu megah dan mewah. Yang penting hal baru saja. Seperti, lebih banyak menggunakan kelingking saat mengetik paragraf ini.