Hard times make strong people, strong people create good times, good times make weak people, weak people create hard times. Katanya begitu dan sepertinya benar begini. Melihat yang kuat dan yang lemah di satu ruangan terbedakan dari tingkat keberisikannya.
Yang lemah sangat berisik soal fair sedangkan yang kuat bergerak pada just. Yang lemah berisik, dengan aturan-aturan yang ada berusaha menyamakan semua orang dalam keseharusnyaan. Yang kuat merespon realita, dengan ketahanannya menciptakan irama.
Good times yang dimaksud di sini pun bukan suasana luaran, justru kondisi di dalam diri. Yang kuat menciptakan penerimaan penyadaran perluasan pemilahan pemilihan pengelolaan dan penetapan. Yang lemah mengubah suasana luaran jadi merepotkan, karena menuntut orang lain memegang yang ia pegang.