AES022 Seri Review Semesta: Polarisasi Gawai
maulrest
Saturday August 27 2022, 10:42 AM

Aku dikenal dengan produk berlogo buah dengan sebagian bekas gigitan yang terlihat. Bukan sekadar gawai, aku pun dipakai untuk memperlihatkan kemapanan seseorang. Orang akan tahu dan kagum ketika melihat pemilikku menggunakanku. Namun tidak sedikit juga orang yang sinis dan iri padaku.

Mereka bilang aku punya spesifikasi yang rendah dibandingkan gawai-gawai lainnya. Mereka tidak tahu bahwa walaupun spesifikasi hardware-ku rendah, aku punya efisiensi dan efektivitas dalam sistem kerjaku. Sehingga dengan spesifikasi rendah, aku tetap bisa mengalahkan gawai-gawai rivalku. Aku adalah gawai terbaik dan tidak ada yang bisa mengalahkanku, sangat eksklusif tak mudah ditiru dan aku harap gawai lain bisa cepat musnah.

***

Aku mulai tenar setelah sanggup menyaingi gawai berlogo buah dengan harga yang lebih terjangkau untuk semua kalangan. Aku tak keberatan dipakai oleh kalangan manapun, bahkan sistemku bisa diotak-otik oleh siapapun yang mau dan berhak. Banyak orang mengejekku karena terkadang teman-teman gawaiku terlalu terbuka dan jadi tidak stabil.

Aku rasa dengan keterbukaan kami ini tentu kami jauh lebih baik dari pada gawai berlogo buah. Mereka terlalu eksklusif tak terbuka dan tak mau berbagi dengan semua kalangan. Aku dan teman-temanku adalah gawai terbaik dengan segala keterbukaan kami, tidak ada batasan antara salah dan benar untuk merubah sistem dalam tubuh kami. Aku harap gawai yang merasa eksklusif dan tak terbuka bisa cepat musnah. 

***

Aku adalah pengguna gawai dari kedua kubu yang sering diperdebatkan orang-orang. Menurutku kenapa kita harus ambil pusing mengkultuskan gawai yang punya kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Aku malah berharap kedua kubu suatu saat bisa bekerja sama untuk membuat satu gawai hasil kolaborasi. Kalaupun tidak memungkinkan, setidaknya bisakah mereka hidup tanpa harus saling "memusnahkan"?