Hari Rabu tanggal 29 Oktober, seharusnya saya dan satu rekan guru bahasa Inggris di sekolah mengikuti kegiatan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) di Cileunyi. Namun Kepala Sekolah memutuskan cukup satu guru saja yang mewakili dan akhirnya guru yang lebih senior lah yang diputuskan berangkat. Walaupun jaraknya dekat dari rumah, saya tidak merasa kecewa tidak diutus karena sejujurnya saya kurang suka mengikuti acara yang terlalu formal dan sifatnya kedinasan.
Sebetulnya konten acara MGMP ini biasanya sangat seru, guru-guru bisa berbagi pandangan dengan topik yang relevan, namun susunan acara yang terlalu kaku terkadang membuat waktu musyawarahnya itu sendiri terpotong banyak oleh acara seremonial. Karena hal inilah saya jadi lebih suka beraktivitas dengan anak-anak di sekolah jika memang ada pilihan untuk tidak mengikuti acara MGMP ini.
Di hari yang sama, Kak Andy mengadakan acara ngopi AES dalam rangka perayaan essay Pak Joe yang ke 1500 dan saya sangat beruntung mendapat undangan dari Kak Andy untuk ikut di kegiatan ini. Saya yang sering menganggap diri saya introvert sebetulnya sering merasa nervous dan ragu jika harus datang ke kegiatan di mana saya tidak mengenal para pesertanya. Maka dari itu saya coba mengajak Kak Mamat untuk ikut hadir namun beliau tidak bisa dihubungi. Tadinya saya sempat ragu untuk hadir, tapi pada akhirnya memberanikan diri untuk mencoba dulu.
Ketika sampai di lokasi ternyata sudah ada Kak Andy, Pak Joe, dan ibu Malika yang sudah sampai duluan. Pada awalnya saya kira pertemuan akan menjadi canggung, ternyata saya salah besar karena kami langsung bisa mengobrol mengalir begitu saja. Lalu saya ingat, walapun saya tidak pernah bertemu Pak Joe sebelumnya, saya sering membaca tulisan beliau di AES. Jadi sebetulnya saya sudah mengenal beliau terlebih dahulu bahkan sebelum bertemu. Begitu pula mungkin yang dirasakan Ibu Malika, Ibu Dini, dan Kak Firda yang merasa sudah mengenal Pak Joe duluan melalui tulisannya, menjadikan pertemuan ini diisi dengan banyak obrolan yang mengalir sampai sekitar pukul 9 malam.
Di tengah-tengah obrolan akhirnya terkuak juga bahwa Pak Joe satu almamater dengan saya, bahkan satu jurusan. Ya, beliau ternyata alumni Pendidikan Bahasa Inggris UPI dan satu kelas dengan dosen-dosen yang mengajar saya.
Saya yang tadinya tidak ikut acara MGMP, ternyata malah mengikuti kegiatan MGMP dalam bentuk lain bersama salah satu alumni senior Pendidikan Bahasa Inggris UPI. Apalagi ini MGMP-nya lebih luas dan holistik karena topik musyawarah dan obrolannya kesana kemari bersama teman-teman yang tidak dibatasi oleh jurusan perkuliahan.
God works in a mysterious way!
Aku juga cuma kenal kak Andy aja kok kmrn itu... Dan sebagai penulis AES pun masih terbilang pemula, masih banyakan kak Maul tulisannya hehehe....
Untuk nulis di AES mah kayanya tidak ada kata pemula dan mahir Bu haha, makanya ini yang saya suka dan rasa beda sama platform menulis lain. Gausah khawatir dengan KBBI, grammar, absurd, puitis, bagus, aneh karena semuanya aman. Jadi bener-bener kaya lagi nulis "di rumah".
Mungkin memang seharusnya begitu, semua orang berhak menulis. Bener ga ya Kak? @kak-andy haha