AES032 Merayakan Kehidupan
Mega
Friday August 18 2023, 9:57 AM
AES032 Merayakan Kehidupan

Beberapa minggu lalu sembilan remaja dan empat orang dewasa dari Gugus Depan Pramuka yang diikuti si sulung berangkat mengikuti jambore di Korea Selatan. Sejak keberangkatan, event ini diwarnai banyak cerita miring. Mulai dari berita adanya tomcat di area perkemahan, hujan angin yang menyebabkan tanah di area itu tergenang air, hingga datangnya gelombang panas.

Kami, para orang tua yang tergabung dalam grup WA tentu khawatir, karena ini pengalaman pertama bagi beberapa anak bepergian sejauh itu. Di hari kedua pun situasi tampaknya kurang baik. ID card yang seharusnya dikenakan peserta selama jambore belum diterima oleh sebagian kontingen, disusul berita pingsannya seorang anggota gudep kami karena tubuhnya belum bisa beradaptasi dengan cuaca di lokasi. Belum lagi informasi yang hanya kami dapatkan sepotong-sepotong. 

Sampai hari keempat, berita-berita negatif di luar sana semakin berkembang. Tidak hanya soal gelombang panas, tapi merambah pada masalah sanitasi dan keterlambatan supply makanan. Isu-isu itu kami baca dari portal berita dan media sosial yang penuh dengan keluhan para orang tua peserta jambore. Namun, di grup WA sendiri justru sepi dari informasi di lapangan. Kendala wifi mungkin jadi salah satu penyebabnya. Kami baru bisa menarik napas lega, saat akhirnya ada chat di grup yang ditulis anak-anak dan para pembina. 

"Saya hari ini mulai main bola sama temen-temen Indo, dari berempat berubah jadi 20 😂."

"Menurut saya, gak seburuk yang ada di media massa sih. Semoga anak-anak ngerasain yang sama dengan saya. Hihihi... menurut saya seru-seru aja dan menyenangkan."

"Ini tinggal bagaimana kita sebagai peserta pinter-pinter milih strategi buat tetep sehat. Sejauh ini upaya yang sudah aku lakukan, yaitu membawa beberapa liter air dan pocari, membawa kipas lipat, mengenakan topi dan sebisa mungkin berteduh dan selalu membawa payung 😁. Cerita sedikit, selama di trading zone untuk berteduh, aku dan si A mengisi waktu untuk ikut menggelar lapak untuk trading."

"Seru belajar berbisnis. Negosiasi juga, wkwk..."

Ah, rupanya kami saja yang kelewat khawatir, tergiring oleh berita-berita yang berseliweran di timeline! Kami lupa, saat melepas mereka, kami sudah yakin bahwa mereka akan mampu menjaga diri. Padahal, di sana mereka sedang asyik-asyik saja 'merayakan kehidupan'. Dan bukankah, no news is good news? 😊

.

Catatan:

Chat di atas terjadi pada 4 Agustus, dua hari setelah saya mengikuti taki-taki dan mengetahui bahwa 'Merayakan Kehidupan' adalah tema yang diusung Smipa pada TP ini. Jadi saat membaca chat itu, saya berjanji dalam hati akan menuliskannya di AES setelah anak-anak pulang. 😊

Percakapan tersebut ditulis oleh empat anak dari Smipa yang kebetulan mengikuti jambore. Dua di antaranya menjadi pembina di Gudep Bandung 19-20 dan aura positif yang mereka tebarkan di grup WA, meringankan langkah adik-adik binaan mereka serta menyejukkan hati para orang tua. Terima kasih, ya!