AES 1430 Ga Asik!
joefelus
Friday June 20 2025, 12:12 AM
AES 1430 Ga Asik!

Sepertinya saya masih harus bisa menyesuaikan diri dengan kebiasaan lokal. Dan sejauh ini belum berhasil dengan baik hahaha.. Ini bukan komplain, hanya sekedar cerita.

Jadi ceritanya saya ingin rehat sejenak dari kesibukan akhir-akhir ini dan ketika salah seorang sahabat mengajak saya untuk menikmati malam sambil mendengarkan jazz dan makan malam, langsung saya sambut dengan riang gembira, apalagi venue ini saya lihat disponsori oleh salah satu stasion radio yang sejak jaman muda saya gemari, KLCBS, jadi sore tadi kami meluncur ke sana. 

Perjalanan ke sana tidak terlalu sulit walau memang jalan sekitar Cigadung sangat sempit, kadang ada di bagian-bagian tertentu kendaraan harus bergantian. Kami langsung mendapat tempat duduk agak di depan dan di tengah. Langsung memesan makan malam yang harganya lumayan jika dibandingkan tempat-tempat biasa. Tidak spesial bahkan saya harus menyampaikan keluhan karena sangat asin dan harus saya tambah air panas untuk mengurangi ketidaknyamanan ini. Makanan yang lain juga ternyata nasibnya sama. Ya sudah, orang lain yang masak, saya bisa apa?

Ternyata saya hanya dapat menikmati beberapa musik jazz saja, sebagian besar justru lebih ke balads dan pop seperti yang membawakan oleh Panji Sakti. Kebetulan saya sudah pernah menyaksikan seniman ini yang syairnya menurut saya sangat puitis dan berisi. Musiknya juga bagus apalagi jika diiringi bersamaan dengan flute. Bagus tapi bukan jazz! Tak apa, saya masih dapat menikmati apalagi salah satu penyanyi membawakan salah satu lagu terkenal komposisi Chick Correa tahun 1980-an yang berjudul Spain. Saya juga memiliki album Al Jarreau yang membawakan lagu ini.

Beberapa hal yang saya tidak sukai bukan penampilan para senimannya, tapi justru tingkah laku para penonton! Yang saya perhatikan, ketika ada seniman yang tampil yang mereka sukai, seperti misalnya Panji sakti, para penonton berbondong-bondong maju dan berdiri di depan lalu merekam penampilan artis ini dengan telepon genggam mereka. Sebegitu parahnya kah jaman sekarang sehingga mayoritas orang lebih mementingkan "dokumentasi" daripada menikmati suasana, menikmati karya seni atau musik? Saya memilih memejamkan mata agar pemandangan itu bisa saya hapus dari pikiran dan menikmati sajian musik sebisa mungkin. 

Yang kedua, apresiasi para penonton terhadap musik menurut saya parah! Apakah karena yang sedang tampil kurang terkenal atau tidak mereka gemari, saya tidak tahu. Yang jelas mereka ngobrol dan tertawa-tawa kadang mengalahkan suara seniman yang sedang tampil. Para penonton di sini belum mempunyai etiket yang baik dalam bertingkah laku di dalam sebuah pertunjukan. Ini buat saya sangat mengganggu.

Ketiga, rokok! Sudah bertahun-tahun saya meninggalkan kebiasaan buruk ini. Dan sekarang saya tahu bahwa asap rokok sangat menganggu. Ketika tiba di rumah menjelang tengah malam saya langsung melepas semua pakaian karena sekujur tubuh saya bau asap rokok. Pertunjukkan masih berlangsung ketika saya pulang karena tidak tahan, sudah terlalu pening. Saya adalah salah satu minoritas di acara tersebut karena sebagian besar di tempat tadi merokok, termasuk mereka yang sedang tampil di panggung, sambil merokok! Tadinya saya sangat tertarik untuk hadir di tempat mereka jamming yang katanya dilakukan di hari tertentu setiap minggu. Tapi melihat kebiasaan mereka yang berkaitan dengan rokok, saya urung. Sayang sekali, sebetulnya acara tadi bisa jauh lebih menarik jika 3 hal yang saya sebutkan tadi tidak terjadi. Karena hal-hal seperti ini menurut saya tidak asik. Saya tidak bisa menikmat musik dengan baik. Saya lebih memilih diam di rumah, mendengarkan musik dari youtube, misalnya dengan menggunakan perangkat sound system yang baik. Tidak ada gangguan orang ngobrol, tidak ada asap rokok dan juga tidak dihalangi oleh orang-orang yang sibuk merekam dengan HP mereka!