AES 007 "Apakah ini pernikahan yang kita impikan?"
Ketika dulu percakapan:
- "sudah makan belum?"
- "hari ini cape ga?"
Dan sekarang menjadi:
- "tagihan ini sudah dibayar?"
- "jangan lupa urus ini/urus itu!"
Dulu mencari alasan untuk menghabiskan waktu bersama.
Sekarang lebih sering membahas apa yang harus di selesaikan?
Padahal pernikahan adalah perjalanan yang panjang. Bukan hanya untuk beberapa bulan, bukan hanya sampai masa sulit terlewati.
Tapi untuk bertahun tahun bersama seseorang yang kita pilih untuk jalan berdampingan. Lalu apakah kita ingin terus menjalani hubungan dengan berisi kewajiban?
Bukan karena sudah tidak peduli, tapi karena terlalu lama fokus menjalankan peran sampai lupa menjaga hubungan. Menjadi partner mengurus kehidupan, tapi lupa menjadi pasangan untuk saling mengenal.
Perlahan percakapan dalam hubungan bisa berubah. Bukan lagi tentang mengenal isi pikiran dan perasaan pasangan.
Tetapi lebih tentang memastikan rutinitas berjalan, tanggung jawab selesai dan kebutuhan terpenuhi.
Semuanya tetap dilakukan, namun tanpa disadari , ruang untuk merasa dekat mulai semakin sedikit.
Jika akhir akhir ini hubungan lebih seperti kerja sama menjalankan peran daripada ruang untuk saling terhubung, mungkin ada pola yang perlu dilihat kembali.