Daddy... yaitulah panggilan kepada Alm ayahku, yang sudah meninggalkan kami sekeluarga sejak 2009 lalu....
Sejak saya berumur 10 tahun, beliau bertugas diluar kota, hanya kembali untuk berkumpul bersama keluarga di akhir pekan saja,rata-rata kembali sampai rumah Jumat sore, dan Senin subuh sudah berangkat lagi... Hal ini berlangsung selama hampir 11 tahun lamanya
Karena situasi yang seperti itu, tidak banyak waktu yang bisa dilakukan untuk bisa berkomunikasi lebih dalam dengan beliau, akhirnya, karena saya anak yang paling besar, saya merasa punya kewajiban untuk memeriksa kendaraan yang akan dipakai beliau untuk berangkat kerja keluar kota, supaya selalu dalam keadaan bersih & prima, karena nbeliau juga bukan supir kraton....
Jadi mobil harus selalu dalam keadaan prima & siap pakai...
Tanpa disadari, akhirnya setiap beliau pulang dari luar kota, langsung saya cuci mobilnya, sehingga esok harinya pada saat dipakai, mobil sudah bersih kembali,....Senang mendengar beliau berkomentar " Wah... mobil gua udah bersih... " dan melihat reaksi wajahnya... 
Dan setiap minggu sore, setelah saya boleh mengemudi & memiliki SIM, saya bersama ibu saya, bertugas mengisi bensin, memeriksa tekanan angin ban & membelikan roti / camilan untuk beliau selama berada diluar kota...Setelah mobil masuk garasi, kembali kaca mobil saya bersihkan, agar pada saat besok subuh berangkat, semuanya bersih...
Lalu menyiapkan uang untuk bayar tol & memilihkan pita kaset (jaman itu belum banyak CD , apalagi MP3) untuk beliau dengarkan selama perjalanan.... Jika dalam 2 minggu kedepan saya belum menggantikan kaset dimobil, beliau hanya berkata "Lagu-lagu dimobil gantiin dong,, bosen nih.... "
....
Hal-hal seperti itu, sepertinya kecil dan mungkin tidak berarti.. tetapi hal-hal kecil seperti itu, sangat berarti & berkesan buat saya... Dan setelah 12 tahun ditinggal beliau, ternyata hal-hal seperti itu, tidak pernah saya dapatkan lagi, dan tidak pernah bisa diulang... Nice memory Dad.....
Oleh sebab itu, berbuatlah semampu kita, apa yang kita mau lakukan untuk orang tua yang kita sayangi, yang sudah membesarkan dan mendidik kita tanpa mengeluh.... jangan sampai menyesal dikemudian hari...
Setelah orang tua yang kita sayangi dipanggil pulang oleh Tuhan, kita tidak bisa berbuat apa-apalagi, selain mengenang apa yang terjadi dan menjadi sebuah pelajaran berharga dalam hidup kita...