Sejak bergabung di Smipa, ada tiga kegiatan yang berkesan buatku yang introvert ini.
Pertama, undangan sebagai narasumber di Kelompok Kecapi. Karena tema pertama mereka adalah alat musik, aku yang udah main angklung sejak SMP ini diajak untuk ngenalin alat musik tersebut ke Rerencangan Kecapi. Dari yang biasa main angklung ramean, tiba-tiba aku harus berdiri sendirian di depan 19 anak + 2 kakak dan 2 ortu lain (yang juga jadi narasumber). Panik, gempeur, tapi seru banget! Apalagi waktu anak-anak antusias pas diajak main angklung bareng.
Kedua, mengisi kelas menjahit di mabarga (main bareng keluarga) di tema dua. Itu juga seru banget, karena awalnya kami (para ortu) mau nyiapin alat dan bahan jadi Rerencangan Kecapi tinggal jait doang, ternyata sama kakak disuruh bikin sendiri from scratch. Menggambar sketsa di kertas, pindahin gambar ke kain flanel, menggunting, lalu menjahit. Meski nggak selesai, tapi mereka antusias nyoba menjahit sendiri!
Ketiga adalah kejadian hari ini, dimana aku tiba-tiba didaulat jadi pendongeng aplusan gantiin bu Vera yang mau nonton drama anak K8 karena anaknya pentas di jam yang sama dengan jam dongeng, sementara Belio dan suaminya mendongeng dua-duanya. Aku yang dateng buat mengamankan latihan bapak-bapak (ada suamiku juga yang mendongeng) dari rusuhan Ara (adiknya Aru) ternyata langsung ditunjuk buat gantiin bu Vera. Untungnya mereka mendongeng pake boneka tangan dan sembunyi di bawah meja. Jadi mukaku nggak keliatan. Hehe.
Tiga hal itu, mungkin adalah hal-hal yang nggak akan kulakukan kalo aku nggak bergabung dengan keluarga Semi Palar. Karena pada dasarnya aku nggak biasa ngomong di depan orang banyak, dan selalu muleeeesss kalo diliatin orang! Tapi semuanya yang berpartisipasi bareng sama aku selalu meyakinkan bahwa aku bisa. Mungkin, selain Aru yang belajar, aku juga belajar lagi untuk mengasah kepercayaan diri dan public speaking.
The real priceless moments in my life, dan aku menantikan momen-momen berikutnyaaaaa! β₯οΈ
Terimakasih atas keterlibatannya Nadhira. Senang sekali membaca bahwa proses ini bermakna juga buat Nadhira ππΌπ€
Aku yang berterima kasih sama Kak Andy, menghadirkan ruang belajar yang bukan hanya untuk anak tapi untuk kami orang tua juga. Terimakasih juga, udah menerima kami dengan tangan yang terbuka lebar, Kak β₯οΈ
Bu Nad..hatur nuhun pissaaan ih sudah gercep bersedia menggantikan diriku. Seru kan jadi dapet pengalaman mendongeng di depan anak-anak? Di smipa mah yang introvert juga lama-lama bisa jadi extrovert da..hahaha...
Makasih Bu Fera, udh percaya sama aku wkwkwk. Ternyata Fera pake F bukan pake V, mohon dimaafkan kesalahan penulisan nama dan gelar (kayak di undangan kawinan π)