AES #54 Pensil Terbang
Jose
Monday October 11 2021, 4:33 PM
AES #54 Pensil Terbang

“Eh Lur, sini deh” panggil Kuy sambil melambai-lambai tangannya

“Apaan sih Kuy? Ada apa?” Seraya berjalan ke tempat duduk kantin.

Tak berlama-lama, Lur si laki-laki tinggi yang memiliki kumis tipis duduk di sebelahnya Kuy. “Eh lo liatkan pensil ini?” 

“Ya iyalah itu pensil, masa kursi itu” Jawab Lur sambil cecikikan.

“Eh ini bukan pensil biasa, ini pensil ajaib loh” Sambil memegang pensil di depan mukanya dan ekspresinya yang serius.

“Pensil ajaib gimana? Emang ada pensil kaya gitu” Jawab Lur terheran-heran.

“Gini loh, ini pensil ajaib bisa membuat orang terbang loh, Kaya baling-baling bambu doraemon gitu” Jawab Kuy meyakinkan Lur.

“Masa sih, coba buktikan” jawab Lur yang tidak percaya.

Kuy pun berjalan ke ujung kantin yang sepi dan dengan memegang pensil di tangan sebelah kanan, ia mulai tutup mata dan mengucapkan kata-kata aneh. Kata-kata yang bisa disebut sebuah mantra. Ia terlihat sangat fokus dan konsentrasi, Lur tidak berani mengganggunya.

Satu…

Dua…

Tiga…

TERBANGG

Lur kaget, matanya memutar mencari Kuy. Detak jantungnya tidak konsisten, nafasnya terhenti sesaat. Lur mulai cemas.

Lur mencari-cari, di kantin itu. “Kuyy, dimana kamu?” Lur berteriak dengan tangannya yang membuat bentuk seperti toa.

“Disini Lur” Jawab Kuy tersipu malu karena usahanya yang gagal.

“Gua kira lo udah terbang” kata Lur seenaknya.

“Gua butuh momen buat terbang” Kuy jawab sambil melihat pensilnya yang dipegang di jarinya.

“Bodoh, tidak ada pensil yang bisa terbang” Ucap Lur dengan suara tinggi dan ia meninggalkan kantin itu.

Keesokan harinya.

Setelah keluar dari kelasnya, ia bergegas memikirkan kenapa pensil itu tidak bisa membuatnya terbang. Ia mencari cara agar pensilnya itu bisa berfungsi.