Di AES kemarin aku menjelaskan tanda-tanda insecure, sekarang aku akan menjelaskan
“ Cara mengatasi agar tidak insecure ”.
Lebih mencintai diri sendiri membuat bisa mengetahui kekuatan dan kelemahan yang ada pada diri sehingga cepat atau lambat akan paham akan karakteristik diri. Harapannya agar bisa focus dengan tujuan dan proses diri, bukan dengan proses dari orang lain.
Membanding-bandingkan diri dengan orang lain tidak selamanya berujung negatif tetapi umumnya banyak energi yang terbuang akibat melakukannya dan secara tidak langsung membanding-bandingkan diri dengan orang lain bersifat toxic terlebih membanding-bandingkan dirimu dengan seseorang di media sosial, hal itu akan menyebabkan banyak energi terbuang.
Lingkungan pertemanan dan cara bergaul, adalah salah satu factor yang menentukan sifat dan karakteristik dalam hidup. Berteman dan dikelilingi oleh orang-orang yang tidak suportif akan mendorong untuk semakin tidak percaya diri dan berujung menjadi insecure. Memiliki teman yang suportif akan memudahkan untuk bisa lebih berpikiran positif dan menjauhkan diri dari pikiran insecure.
Mencoba untuk mencari kelebihan dan keunikan dalam diri akan lebih bermanfaat dibandingkan hanya fokus membanding-bandingkan diri dengan orang lain karena bisa jadi kelebihan dan keunikan didalam diri memiliki nilai yang sangat tinggi dan berguna bagi diri kedepannya.
Cara terakhir adalah dengan selalu bersyukur, dengan bersyukur banyaknya beban pikiran yang dipikirkan akan perlahan berkurang dan hilang seiring dengan berjalannya waktu tapi yang perlu diingat adalah bersyukur saja tidak cukup, harus tambahkan dengan selalu berusaha dan berdoa sekuat tenaga.
Sumber = https://satupersen.net/blog/insecure-mengenal-dan-cara-mengatasinya