Kalian inget nggak waktu kecil dulu ditanya kalau sudah besar mau jadi apa? (kayak lagu ya)
Jawaban waktu itu kayak semuanya bisa dijawab dengan cepat dan yakin. Gampang banget ngomong menjadi dokter guru atau astronot. Tapi kalau sekarang ini susah buat bisa jawab dan yakin sama jawabannya kita pilih. Entah karena belum kenal diri lebih dalam, gak tahu maunya apa, takut salah jurusan, kebingungan disaat yang bersamaan. Tapi tenang aja aku juga merasakan hal itu.
Biasanya hal kecemasan ini muncul di umur 20 sampai 30an yang jadi fase quarter-life Crisis. Tapi aku mengalaminya Sekaran (16 tahun), bahkan aku bingung dari saat masih di SMP. Kayaknya perasaan cemas ini tuh makin menjadi-jadi saat ada temen yang udah tahu mau jadi apa, tahu step by stepnya, melihat orang lain lebih sukses, dan lainnya. Semuanya serba asumsi karena ketidak pastian itu kita jadi bertanya-tanya apakah pilihan yang dipilih ini sudah tepat atau belum.
Pada dasarnya manusia Emang ga terlalu suka hal-hal yang gak pasti jadi pas kita mikirin masa depan, kita ngerasa nggak nyaman karena enggak tahu apa yang bakal terjadi. Makanya daripada fokus mikirin masa depan yang seringkali negatif dan malah jadi cemas, ada baiknya kita alih fokus ke masa ini saja. Pasrah sekarang ini.
Nah aku dapat informasi beberapa cara buat melakukannya. Pertama fokus ngejalanin hidup di masa kini, perlu sepenuhnya sadar dengan segala sesuatu terlebih dahulu. Hal ini bisa dilakukan dengan melatih mindfulness dimulai dengan Fokus sama apa yang dikerjain dan apa yang dirasakan saat ini. Ketika sadar, akhirnya mulai bisa bedain hal mana yang lagi terjadi di saat ini dan apa yang jadi pikiran soal masa depan. Sehingga bisa mengelola pikiran dengan jauh lebih mudah.