AES138 Gagal dan berhasil
nathania
Monday March 28 2022, 4:44 PM

Gagal dan Berhasil

Selama berkegiatan di KPB, sudah banyak sekali proyek yang kelompok ku buat. Hampir 5-7 proyek lebih yang dilaksanakan, dan sekarang ada satu proyek yang sedang berjalan, dan satu lagi proyek yang akan datang. Dari banyaknya proyek yang dilaksanakan, tentu saja banyak yang gagal. Ada yang kegagalannya biasa saja, ada yang mengecewakan. Malah kebanyakan gagalnya, walau tetap tuntas sampai akhir. 

Kebanyakan kegagalan yang dialami itu seperti, saat proses pengerjaan tidak sesuai tenggat waktu atau melebihi tenggat waktu, miskom dalam kelompok yang membuat kesalah pahaman dan masalah dalam kelompok, membuat acara tapi tidak ada yang ikut, dan lainnya. Untungnya kami sudah tahu rencana kedepannya agar tidak terulang lagi. Tapi terkadang kami masih ada mengulanginya namun bisa dengan cepat menyelesaikannya kembali. 

Saat kelas 10, kebanyakan proyek tidak berjalan dengan mulus, malah hampir semua gagal. Kecuali saat akhir kelas 10, saat itu kami membuat acara seperti Musik Sore, namun kami dapat tantangan, yang latar belakangnya Jawa Barat. Banyak partisipan yang ikut hadir menyumbangkan video yang bertemakan Jawa Barat. Ada yang menyanyi, mengcover lagu, menari, dan lainnya. Di proyek ini aku dapat tantangan untuk menjadi MC kemudian menggunakan Bahasa Sunda. 

Proyek yang berjudul Calagara ini, bisa dibilang sukses dan peningkatan yang drastis untuk kelompok ku ini. Banyak yang memuji, dan memberi saran juga di proyek Calagara. Proyek ini salah satu yang berhasil dari kami, dari kegiatan yang mengajak Warga Smipa untuk ikut berpartisipasi. Tentu saja banyaknya yang berpartisipasi juga jadi tantangan untuk kami bisa membuat acara yang bagus di tonton. 

Setelah itu, dari banyaknya proyek kami yang gagal, ada satu proyek yang membuatku senang juga, yaitu Proyek Inovasi Kertas. Di proyek ini kami berhasil mengajak Warga Smipa bahkan luar untuk membeli produk kami.  Proyek ini membuatku senang karena aku bisa menikmati saat mengerjakan proses ini, juga aku bisa mengambil peran yang ku mau dan yang kuyakini bisa terlaksanakan. 

Saat proses proyek ini, aku mencoba untuk mengambil peran yang benar-benar bisa ku kerjakan dan ku tuntas kan. Hal ini beda ya, dengan mengambil peran yang paling gampang, atau ambil enaknya saja. Peran yang ku ambil, adalah admin atau contact person, dan pembuat kertas untuk produknya. Setiap dapat pesanan baru, rasanya menyenangkan, karena aku senang dengan proses pembuatan kertasnya. 

Dari membuat kertas daur ulang di rumah, dikirim ke rumah teman lalu di print, kemudian menjilid kertasnya sampai jadi buku dan kalender. Semua itu dilakukan handmade, dan di buat semuanya sendiri. Makannya aku senang dengan proses tersebut. Walaupun terkadang malas mengerjakannya, karena akan terasa pegal-pegal saat mengerjakan. Entah itu punggung yang pegal karena terlalu lama duduk atau posisi yang tidak tepat, kemudian tangan yang teruis bekerja merangkai produk sampai jadi, dan pundak yang pegal juga karena bungkuk terus saat menjilid. 

Namun semua itu terbayar saat melihat hasilnya yang memuaskan. Jadi malah senang sendiri dengan hasilnya, dan tidak sabar dapat review dari pembeli. Lalu itu semua jadi pelajaran ku kalau segala sesuatu tidak akan berjalan mulus, atau berakhir menyenangkan. “Jodoh-jodohan” 

*iklan* 

Halo Warga Smipa, apa kabar! 
Dalam rangka menggalang dana untuk live in Kelompok Gobak Sodor ke Gambung, kami menjual produk baru nih...Yaitu kalender dan notes! Terbuat dari kertas daur ulang yang ramah lingkungan, serta hadir dengan desain yang menarik. Produk ini EXCLUSIVE ya, karena dibuat sendiri oleh kami makannya untuk pembelian harus pre-order... 

Bila tertarik untuk pre-order, bisa mengontak admin 081931390418 (Thania), atau kunjungi Instagram kami @sageproject_ , dan bisa juga kunjungi Warung Smipa....