AES44 SIAP!!!
reginamirdan
Friday October 22 2021, 5:59 PM
AES44 SIAP!!!

Salah satu titik balik kehidupanku adalah saat aku mengikuti pendidikan dasar Gandawesi, sebuah organisasi pecinta alam di kampus tempatku belajar, hal itu pula yang sepertinya membantu banyak membentuk pribadiku yang sekarang. Kalau saja saat kuliah aku tidak pernah masuk Gandawesi, mungkin aku tidak akan seperti aku yang sekarang. 

Saat masih berstatus sebagai pelajar, kehidupanku biasa-biasa saja seperti pelajar pada umumnya. Aku bukan tipe pelajar yang nakal atau yang pintar, aku tipe pelajar yang tidak mencolok dan dilupakan oleh guru. Setiap hari aku lalui dengan belajar, lalu jajan dikantin dan pada saat jam pulang aku akan langsung pulang kerumah. Aku tidak punya banyak teman, hanya beberapa teman yang dekat denganku biasanya temanku bertambah saat temanku mengenalkan temannya, itupun terkadang aku tidak ingat karna aku butuh 2 sampai 3 pertemuan untuk bisa menghapal wajah dan nama seseorang. Kehidupan remajaku cukup menyenangkan, aku punya beberapa teman dekat, kelasku adalah lingkungan yang sangat bersahaja. Pola hidup yang sangat normal dan seperti kebanyakan orang, mungkin bila aku tidak pernah masuk Gandawesi, aku akan menjadi pekerja kantoran biasa dan mungkin aku sudah menikah saat ini, mungkin saja hahaha

Gandawesi mendidik aku menjadi pribadi yang anti kenormalan, kalo bisa luar biasa kenapa harus biasa, kalau ada yang ribet kenapa ambil yang mudah. Kira-kira begitulah hal-hal yang terus digaungkan oleh seniorku. Saat masih menjalaninya tentu aku tidak paham kenapa satu hal yang mudah harus diperumit, tapi semakin dewasa dan menjalani kehidupan di dunia ini haha,  aku jadi sadar bahwa bila dulu aku mengambil jalan yang mudah aku tidak akan belajar sebanyak itu, aku tidak akan menjadi pribadi yang sesiap ini. 

Salah satu hal yang diterapkan pada kami para anggota gandawesi adalah kata siap, dulu di pendidikan dasar tidak ada kata yang boleh kami ucapkan selain kata siap, apapun perintahnya kami harus siap. Berkat kata siap yang selalu aku ucapkan selama 14 hari ini, aku menjadi pribadi yang selalu siap menerima tantangan apapun, tanpa rasa takut atau ragu.

Aku bukanlah tipe orang yang ambisius ataupun kompetitif, terbukti pada saat sekolah aku tidak pernah menonjolkan diriku, aku selalu ada di tengah-tengah. Tapi pendidikan dasar menjadikanku seseorang yang selalu siap menerima tantangan, diawali dengan tantangan naik gunung, lalu aku bisa bertemu banyak orang dan tantangan-tantangan lain yang tak ragu aku ambil karna kata tidak siap sudah tak ada dalam kamusku, Akhirnya kata siap ini menuntunku menjadi aku yang sekarang, aku yang jalan hidupnya berbeda dengan orang lain yang seusiaku, aku yang resah saat terlalu lama berada di zona nyamanku.