AES68 Kebebasan Manusia
reginamirdan
Friday August 5 2022, 4:00 PM
AES68 Kebebasan Manusia

Sempat bertanya-tanya apakah dengan adanya takdir manusia menjadi tidak dapat memutuskan pilihannya sendiri?. Apakah kita sebagai manusia hanyalah boneka yang selalu di hadapkan dengan pilihan tapi di ujung jalan kita akan bertemu dengan akhir yang sama yang katanya sudah disuratkan sebelum kita lahir. 

Lalu sebenarnya tujuan hidup kita ini apa? Benarkah hanya seorang aktor yang memainkan peran sesuai dengan naskah yang ada? 

Untunglah aku menemukan bahwa jawabannya adalah tidak. Manusia mungkin bisa di tempatkan dalam kondisi yang sudah disuratkan, namun bagaimana dia menyikapi kondisi itu akan di tentukan oleh pribadinya. Dan hal itu yang akan membuat dia menempuh jalan yang berbeda walaupun dengan tujuan yang sama. Dalam kondisi yang sama persis, dua orang manusia bisa saja memberikan sikap dan respon yang berbeda yang akan mengarahkan dia ke jalan berbeda. Itulah mengapa dua orang yang berbeda bisa mendapatkan pemaknaan yang berbeda dari kondisi yang sama. 

Seperti seorang aktor yang sudah diberikan naskah, dalam beberapa kondisi dia selalu memiliki kebebasan untuk menggambarkan peran itu sesuai dengan interpretasinya. Begitulah juga kita

Mungkin memang Tuhan telah menggambarkan garis hidup kita bahkan sebelum kita lahir, tapi kita selalu diberikan kebebasan untuk menentukan sikap dan memilih jalan mana yang ingin kita ambil. 

Potongan gambar diatas kuambil dari sebuah buku berjudul “man’s search for meaning” karya Viktor E. Frankl

Andy Sutioso
@kak-andy   4 years ago
Baru baca nih esai yg ini. Keren kak Gina👍 Bukunya sdh tuntas? Kesimpulannya apa? Mungkin bisa ditulis lagi? ☝️😃🙏