“Aroma kopi pagi adalah jembatan penghubung antara mimpi dan kenyataan”
Entah dari mana aku mendengar kalimat itu, tapi sepertinya semakin bertambah usia kalimat itu semakin cocok denganku. Hahaha
Dulu aku bukan penikmat kopi sebenarnya, mungkin sampai sekolah menengah aku sangat jarang meminum kopi, tapi semenjak masuk kuliah dan aku masuk ke lingkungan pecinta alam dimana kopi adalah salah satu sumber kekuatan kami untuk menahan kantuk sampai jam empat pagi aku menjadi terbiasa dan mungkin tergantung dengan kopi. Sejak saat itu setiap hari aku selalu minum kopi, bila hariku tidak diisi dengan secangkir kopi rasanya sakit kepala, jangar kalo orang sunda bilang.
Kopi bukan satu-satunya bahan makanan yang mengandung kafein, teh dan coklat juga mengandung kafein hanya kadar kandungan di dalamnya lebih sedikit dibandingkan kopi sehingga saat membutuhkan kafein orang-orang cenderung mencari kopi bukan teh atau coklat. Bahkan beberapa obat penghilang nyeri kepala pun ada yang mengandung kafein, hal ini karena kafein dapat menyebabkan vasokontriksi pembuluh darah, apakah itu? Kalian cari saja di google aku sudah lupa penjabarannya hahaha
Yang jelas semua hal didunia ini pasti punya dua sisi ada negatif dan ada positif, begitupun kopi mungkin memang kandungan kafein dapat menyembabkan gangguan dalam tubuh kita, tapi bila kita mengkonsumsinya dalam jumlah wajar jumlah yang bisa di tolerasni oleh tubuh kita, kita bisa memanfaatkan kafein ini untuk membantu menunjang aktivitas harian kita.
Photo by Pablo Merchán Montes on Unsplash
Senangnya kak Gina mulai rutin menulis lagi...
Salam secangkir kopi! ☕