Tepat pada hari itu Samuel tidak sadarkan diri, ia tidak dapat menggerakan badannya, terjebak di meja operasi, terjerat dengan gembok-gembok besi di tangan dan kakinya. Sudah hampir seminggu lewat, pasukan bantuan tidak datang-datang, ternyata pasukan bantuan yang diminta oleh Sierra tidak dapat mengakses fasilitas bunker tersebut, sehingga memerlukan tim penyelamatan khusus, hanya berharap agar Samuel dapat bertahan, atau ia dianggap tewas dalam operasi ini. Tepat pada hari Jumatnya, bulan Februari, Samuel akhirnya diselamatkan oleh tim penyelamatan, ia dikeluarkan langsung dari fasilitas tersebut, seluruh bangunan dan fasilitas bunker berhasil ditaklukan, diambil kendali oleh Corvelas, tim penyelamatan dipimpin oleh “The Duke”, Morgan dan Carmine, didampingi dengan total 200 personil operasi penyelamatan lainnya.
Operasi penyelamatan ini hanyalah sebuah “cover-up”, tujuan utamanya adalah mengambil alih seluruh bunker dan fasilitasnya, ada kemungkinan musuh akan menghancurkan seluruh fasilitas dengan sebuah bom, untungnya dalam operasi ini, musuh tidak mengetahui motif utama Corvelas, sehingga penjagaan dalam level selain area penelitan dan kesehatan, peningkatan penjagaan bisa terlihat di sektor kesehatan dan penelitian, sisanya level-level di atasnya mulai dipenuhi oleh musuh, karena itu Corvelas mengirimkan beberap personil untuk mematikan dan mengamankan reaktor utama seluruh bunker, mengamankan area reaktor memberikan peluang untuk personil lain mengamankan sektor keamanan.
Operasi kali ini berjalan dengan lancar, Samuel berhasil diselamatkan dengan kondisi hidup tanpa perubahan di badannya, anehnya meski dioperasi, tidak ada perubahan yang ditemukan dalam Samuel Tarkenton, sayangnya anggota tim pertama yang dikirim Corvelas sudah tewas, ditemukan dengan kondisi yang parah, beberapanya mati dari luka tembakan, setruman, luka bakar dan beberapanya mati akibat gas korosif, nasib kematian anggota lainnya memberikan sebuah beban untuk Samuel dan Sierra, memberikan kesan dan pengalaman terburuk kehidupannya.