Pasukan “Southland Rangers” sudah bersiap menyerang gerbang kedua untuk masuk ke pabrik, sang komandan sudah mempersiapkan radio genggamnya, sambil mencoba menarik aba-aba dengan tangannya, dari gerakan jarinya yang membentuk angka 5, sesaat sang komandan sudah membentukan angka 3, pasukan tim Marie dan pasukan lainnya hadir secara tiba-tiba dan dengan mengendap-endap, dengan kedatangan Marie bersama 200 pasukan lainnya, sang komandan menahan serangannya. Kedatangan 200 pasukan tambahan mengejutkan pasukan tim inti, termasuk Priviina, Marie awalnya hampir mau meneriakna sebuah sambutan, untungnya Priviina menahan mulut Marie, mengingatkanya, “ini bukanlah waktu yang tepat untuk sambutan hangat”, bisik Priviina ke muka Marie, bertemunya kedua kawan ini, Priviina dan Marie kembali tidak dapat terpisahkan, sesaat keduanya mau berbicara, sang komandan memanggil semua pasukan. Semua pasukan darat dipanggil, total 600 pasukan “Southland Rangers”, yang hadir di saat itu, sebenarnya ada total 2000 pasukan, tetapi sisanya harus menjaga markas dan mendistraksi pertahanan musuh di daratan, sedangkan mereka sendiri harus mencoba menyerbu pabrik dari dalam.
Dengan total 600 pasukan darat, seluruh pabrik dapat direbut, kehadiran 598 pasukan lainnya membuat Priviina dan Marie cukup antusias, melihat senjata musuh sudah bisa dikendalikan dan diambil alih oleh mereka. Karena situasi yang cukup sempit, dengan seketika sang komandan mempersiapakan sebuah strategi untuk menyerbu dan membuka gerbang tersebut, karena gerbangnya mempunyai persenjataan yang cukup mematikan, jumlah 600 pasukan sebenarnya tidak akan cukup untuk melewati gerbang, demikian ia memikirkan untuk menggunakan strategi baru, memanfaatkan peluncur roket di setiap senapan laras panjang pasukan “Southland”, dengan roket tersebut mereka dapat melumpuhkan beberapa posisi defensif musuh, ditambah dengan senjata musuh yang diambil alih, senjatanya akan digunakan untuk menghancurkan kendaraan musuh yang ada, yaitu beberapa total 2 tank, dan 3 APC, karena 5 kendaraan ini terposisikan secara permanen, mengarahkan senjatanya tidak akan menjadi sebuah masalah, yang mereka perlukan adalah sebuah distraksi dan menyabotasi penerangan di area tersebut, dikarenakan kebanyakan pasukan yang menjaga posisi tersebut tidak memiliki NVG (Night Vision Goggles), yang menjaganya hanya pasukan pemberontak yang dibentuk oleh Corvelas, demikian perlengkapan mereka berbeda dengan pasukan inti Corvelas, berbeda dengan pasukan “Southland”, setiap pasukan dilengkapi peralatan NVG,