Pada minggu lalu tepatnya pada awal-awal bulan September ini, saya mendapatkan pekerjaan baru dalam rangka kegiatan magang, hari itu saya mengira pekerajaan yang akan di dapatkan hanyalah tugas menggambar biasa, dimana saya harus mewarnai atau membuat aset untuk suatu konten. Kenyataannya berbeda dengan pekiraan aslinya, hari itu saya mendapatkan tugas animasi, kiranya saya hanya diminta menggambarkan aset-asetnya saja, biasanya sesaat ada tugas yang berhubungan dengan animasi saya diminta untuk mengerjakan aset saja, hanya dengan syarat dengan mengikuti gaya gambar yang diperlukan dalam animasinya. Pertama kalinya ini saya mendapatkan tugas animasi, tugas dimana saya diminta untuk membuat animasi dari titik nol, hanya dengan panduan dengan referensi karakter yang akan dianimasikan, karakternya adalah maskot milik Motion Beast”, seorang manusia berkepala layar komputer jadul era tahun 90-an. Awal-awal diberikan tugas saya sempat bingung, meski saya sudah memikirkan gerakan animasinya, yaitu berupa rotas 360 derajat perputaran karakter maskotnya, untungnya di kali ini saya tidak diminta untuk menggerakan karakternya dari bagian-bagian badannya, seperti tangan, kepala atau bagian kaki atau lainnya, melainkan hanya sebuah animasi rotas objek “still”.
Meski objek yang digambar tidak perlu digerakan secara anatominya, saya diminta untuk menggambarkan animasinya dalam 30 fps, 24 fps, 12 fps 10 fps (Frame per Second), untuk meminimalisir waktu yang digunakan saya memutuskan untuk membuat langsung animasi dengan 30 fps, nantinya untuk patokan lainnya, hanya perlu memotong beberapa “frame” saja sampai mendekati target jumlah “frame” animasi yang diperlukan. Dari titik itu saya langsung mulai menggambarkan sketsa untuk referensi animasi karakternya, 1 hari terbuang untuk membuat referensi gerakan karakter, sampai pada jam-jam terakhir kerja, sebuah solusi tertemukan, saya mencoba membuat referensi perputaran karakternya dengan membuat “mock-up” atau kata lainnya “motion guide”, panduan itu dibuat dengan model 3 dimensi memakai SFM (Source Film Maker), dari itu saya men”screenshot” satu persatu gerakan rotasi model 3Dnya, dari itu saya memasukan panduannya ke CSP, dan menggambarkan satu persatu “frame” animasinya dengan mengikuti panduan bentuk saja.