Pagi ini sama seperti kemarin, parkiran sekolah masih sepi LongLas juga belum disiapkan untuk mulai kegiatan hari ini aku melipir kearah Balado melihat buku-buku untuk ditukar sesama teman. Kegiatan Situbuncang hari jumat. Buku-buku sudah bertumpuk dengan rapi yang artinya sudah disortir, di sisi lain ada gunungan buku yang masih terbungkus rapi didalam kantong. Tak lama ada Bu Asti datang, kemudian kami menyortir bersama walalupun cuma sebentar karena tugasku menanti di LongLas kalau aku kabur terlalu lama nanti status pegawai magangku dicabut hahahaha
Sudah ada pak Jo ternyata di LongLas namun meja-meja juga belum selesai disiapkan kamipun melipir ke workshop tetangga. Workshop mandala.
Berbekal pengalaman kemarin aku masih memilih kertas dan pensil warna secara acak tapi aku ingin menantang lebih, aku mengambil 5 warna. Biru, kuning, ungu, abu-abu dan coklat. Sebetulnya aku mengambil 2 warna coklat yang warnanya sama persis. Warna diri selalu muncul malah hari ini juga ingin menonjol dengan menampakkan 2x. Namun kukembalikan salah satunya, dan muncul warna abu-abu. Hari ini aku mau mencoba keluar dari zona aman.
Ide ini membawaku pada menggambar mandala diluar lingkaran. Ide yang aneh tapi aku senang. Kugambar mandalanya dari garis terluar lingkaran, bergantian warna disetiap goresannya. Menariknya hari ini aku sudah menyusun warna berdasarkan urutan ambil tapi ya lama-lama aku hilang konsentrasi, pengambilan pensil menjadi acak. Sudahlah kan aku bilang memang ingin keluar dari zona aman, yang berarti gambarnya pun begitu spontan, tidak berurutan, sekehendak tangan.
Hasil akhir mandala hari ini mirip dream catcher kata kak Yanti. Wah gambar ini akan menangkap mimpi-mimpiku setelah aku berani keluar dari zona aman! Semoga