Resensi Segelintir Warna Jawa - Koffo
vania
Tuesday February 21 2023, 10:00 PM
Resensi Segelintir Warna Jawa - Koffo

Kelompok Koffo dengan 16 anak menceritakan perjalanan  besar mereka di Jawa Tengah, yaitu Pekalongan, Lasem, dan Semarang. Kuliner, budaya, akulturasi, dan tentu wawancara tercampur semuanya di buku ini. Dengan persiapan panjang sebelumnya, angkatan ini dapat melaksanakan perjalanan besar sebelum pandemi melanda. Bukan hanya di tiga kota itu, mereka juga datang ke beberapa tempat di Bandung.

Buku ini membawa kita seakan-akan ikut dalam perjalanan mereka. Perjalan yang penuh dengan  tawa, canda-ria, dan juga kebersamaan. Banyak pengalaman yang bisa diambil perjalanannya. Seperti ada yang kehilangan uang maupun buku catatan. Buku ini ditulis dengan enam belas sudut pandang yang berbeda-beda.

Dimulai dengan pengantar dari guru dan orangtua yang sangat mengharukan. Teman-teman Koffo juga berkegiatan terlebih dahulu di Bandung sebelum melakukan perjalanan di Jawa Tengah. Mereka pergi mencari tahu mengenai batik, pluralisme, dan masa depan anak. Antaranya di, Dago, Braga, dan Gereja Kiaracondong. Semua pengalaman ini tentu sama serunya dengan perjalanan kelompok Koffo.

Pekalongan, kota yang penuh batik. Kelompok Koffo pergi ke Kampung Batik Pesindon, Batik Tobal, toko tenun, dan para pelopor canting. Di Pekalongan, semuanya sangat kental dengan batik. Proses membuat batik ternyata tak semudah itu. Proses ini membutuhkan usaha, niat, kesabaran, dan memakan waktu yang lama. Tak hanya itu, kelompok Koffo juga menemui para narasumber untuk diskusi dan wawancara.

Lanjut dengan perjalanan ke Lasem. Nah yang menarik kali ini adalah, pesantren di tengah pecinan Lasem.  Dengan bangunan Tionghoa namun tempat ini adalah pesantren.Toleransi dan keragaman dijunjung tinggi. Ada juga pembuat kue dan motif batik unik dari Lasem. Tak sampai sana, museum yang melestarikan budaya Jawa-Tionghoa pun ada.

Destinasi terakhir dalam perjalanan ini adalah Semarang. Teman-teman Koffo belajar mengenai Kota Lama bersama Pak Kris dan kembali ke masa lalu untuk menjelajahi sejarah. Termasuk juga mengenal lebih dalam kopi dan pergi ke Lawang Sewu. Teman-teman Koffo nampaknya masih bersemangat.

Ada seksi khusus di buku ini yaitu mengenai kuliner. Mulai dari nasi megono, soto tauco dari Semarang sampai  Dilanjut dengan yopia dan kopi lelet dari Lasem yang nampaknya sangat menggiurkan. Banyak makanan lain yang sangat kental dengan budaya yang berbeda-beda.

Buku ini diakhiri dengan profil setiap narasumber, teman-teman Koffo, dan kakak-kakak pendamping. Hal yang menarik adalah mereka menuliskan pengalaman yang paling berkesan bagi setiap orang. Buku ini tak hanya mengenai perjalanan namun tentang masuk ke mesin waktu budaya.

You May Also Like