Ipul - Kelvin Valerian Ibu Nani Yudi
Sofia - Putri Emiliardillah
Pak guru - Sri Cahyadi Aprianto
Sebuah film Sci-fi dicampur dengan komedi yang manis dan bisa disaksikan oleh segala usia yang berjudul, Mars (Don't Pee Randomly!). Kekonyolan film ini dimunculkan oleh tokoh Ipul, seorang anak SD yang memiliki minat besar pada sains dan astronomi, namun memiliki satu kelemahan besar: ia seringkali harus pergi ke WC karena beser., ia seringkali harus pergi ke WC. Film pendek yang berdurasi 20 menit ini terjadi di masa depan dengan telepon hologram, robot, dan bahkan sebuah bis yang bisa pergi ke luar angkasa!
[!! Peringatan spoiler untuk film ini !!]
Ipul adalah seorang anak SD berusia 12 tahun yang menyukai pelajaran ilmu pengetahuan alam yang sedang belajar tentang planet-planet yang ada di tata surya. Ipul serta keseluruhan kelasnya diundang untuk ikut study tour. Untuk destinasi yang dipilih, mereka tak pergi ke Keraton atau ke Taman Sari; tetapi pada study tour ini, kelasnya diundang untuk pergi ke planet Mars! Ibunya Ipul hanya khawatir bahwa Ipul adalah bocah yang beser akan pergi ke planet ini yang tak ada WC. Maka dia membawa pispot untuk Ipul agar ia tak ngompol atau ingin kencing sembarangan. Untuk media transportasinya, study tour ini menggunakan sebuah bus yang terasa seperti series kartun “The Magic School Bus” dengan bus sekolah digunakkan sebagai roket untuk pergi ke luar angkasa. Dan saat sampai ke Mars, 1 dari 2 orang yang benar-benar keluar dari bus yang dapat pergi ke antariksa ini ia lupa membawa pispotnya dengan waktu eksplorasi di Mars sehingga dia akhirnya kencing sembarangan dengan konsekuensi Ipul diculik oleh Alien dengan sebuah UFO yang bersuara seperti motor.
Film yang ringan dan imajinatif ini mempunyai plot yang tak terlalu cepat sebagai film pendek tetapi tidak terlalu lambat untuk menyelesai film sepenuhnya. Unsur sci-fi memang terasa di beberapa bagian, namun tetap terasa film ini masih berlatar di Nusantara seperti salah satu adegan di mana ibunya Ipul yang punya warung kecil dibangun dalam rumahnya dan ia melayani robot begitu saja.
Saya merasa film ini diperankan dengan baik, bahkan untuk sebuah film yang terdiri dari latar SD. Sebagai film yang berbasis dengan study tour ke planet lain, adegan-adegan dari perjalanan sampai mereka sudah mendarat digambarkan dengan baik dengan hasil akhir di film ini terlihat seperti sekelompok anak SD dan gurunya benar-benar sedang di planet Mars dengan kemampuan editan yang mulus. Walau latar belakangnya terlihat relatif realistis, kostum astronot yang dikenakan oleh manusia di film ini seperti seolah-olah mereka berada di kartun.
Untuk film sains fiksi ini, saya tak bisa mengkritik sisi-sisi yang mungkin bisa dianggap jelek karena semua elemen-elemen di film ini terasa manis dan secara keseluruhan bisa masuk ke dalam bagian dimana film ini adalah film bagus.
Bagiku, film Sci-fi Komedi ini dengan rasa-rasa masa depan penuh dengan rasa mecha (Hal mekanis) dengan adegan komedi yang menarik penonton untuk meneruskan film sampai habis. Penerapan dangdut sebagai OST-nya yang bahkan disukai oleh alien-alien luar angkasa. Maka saya ingin menilai film ini dengan 7 dari penilaian 10, karena film ini mempunyai rasa yang sesuai dengan kategori yang dimasukkan dan jika dibandingkan dengan beberapa film lokal lain. Ini film yang lumayan jika dinilai dengan editan juga dan saya juga merekomendasikan film ini untuk ditonton bersama keluarga.
Saksikan film Mars, Dont pee randomly disinich:
(((Disinich))) :D