Kesan nonton Film Netflix berjudul 'We Have a Ghost'
yantinoiiiiiii
Wednesday March 1 2023, 2:30 AM
Kesan nonton Film Netflix berjudul 'We Have a Ghost'

Kemarin nonton ini karena beberapa minggu lalu melihat trailer-nya kok menarik. Saya fikir ini film memang genre komedi. Seperti biasa saya suka series/film yang ringan saja untuk tontonan. 

Ya, saya baru saja menonton film Netflix ini berjudul "We Have a Ghost" yang diperankan oleh David Harbour sebagai Ernest, Jahi Di'Allo Winston sebagai Kevin Presley, Anthony Mackie sebagai Frank Presley (bapaknya si Kevin Presley), Niles Fitch sebagai Fulton Presley (tentu saja kakaknya Kevin Presley), Erica Ash sebagai Melanie Presley (nah ini ibunya Kevin Presley) dan pemeran utama lainnya. 

Ceritanya sangat sederhana. Singkatnya hanya seputar hubungan antar anggota keluarga saja sebetulnya, permasalahan remaja dan ekonomi di keluarga Presley ini. Dan dibalut dengan misteri pembunuhan di rumah yang mereka baru tempati. Okey, ga mau spoiler dan memang poinnya yg ingin disampaikannya bukan itu, tapi entah kenapa meskipun bergenre komedi tetapi menurut saya film ini begitu sangat mengharukan, apalagi menyangkut hubungan ayah dan anak. Ini begitu sentimental yaa..

Jadi mikir, untuk hubungan yang baik terlebih antar ayah dan anak kuncinya adalah komunikasi dan interaksi. Di film ini, si hantu (Ernest) dia sebenarnya mati karena korban pembunuhan ketika anaknya masih kecil. Yang akhirnya mereka bertemu tapi setelah anaknya sudah tua itupun hanya bertemu ayahnya dalam wujud hantu/arwah saja.. Sedih sekali..

Dan setelah dibunuh, hantu Ernest bergentayangan dirumah yang baru saja ditempati oleh keluarga Presley.

Kebetulan juga anaknya bernama Kevin sedang dimasa memasuki usia remaja, dimana sedang gemar dengan kesibukannya sendiri, sibuk dengan gadget-nya dan alat musik gitar yang sedang dipelajarinya sehingga sering berbeda pendapat dengan ayahnya.

Dari sini sudah terlihat bahwa jarang berkomunikasi dan interaksi-lah yang membuat hubungan ayah dan anak ini kurang harmonis belakangan itu..

Saya jadi berfikir dan flashback dimana dulu ketika masa kanak - kanak, sampai saya dewasa pun sosok ayah begitu sangat berarti. Sesederhana tahu kebutuhan anak perempuannya ini, juga diajak belajar mengenal nama jalanan dengan cara saya diajak keliling Bandung juga mengunjungi museum, dll diwaktunya beliau luang. Hmmm, entah dahulu itu komunikasi kita sudah baik atau belum, tapi saya rasa semua yang beliau ajarkan, ceritakan, serta harapan - harapannya begitu melekat dan saya langsung sangat paham maksudnya apa. Saya cukup bersyukur untuk itu..

Persis seperti film ini, orangtua disini semaksimal mungkin melakukan hal yang terbaik untuk anak - anaknya, meskipun ya tetap saja ada waktu dimana anaknya pun salah paham dan berakibat hubungannya kurang hangat seperti sebelumnya.. iya, ada kalanya kita merasa ingin ya dimengerti sebagai anak? Tp apa salahnya juga kita memahami orangtua kita? Komunikasikan dengan baik tentunya akan meredam suasana yang mencekam. Tentunya saya sebagai orangtua juga disini kadang suka berkendala dengan ego, ya betul ego.. hehe, intinya semoga kita selalu akur terus dengan keluarga ya! 

Film ini, haru, sedih dan kocak sih pastinya.. tapi yang pasti ceritanya sangat sederhana, mudah dipahami kok! Pastikan nonton ini langsung dari aplikasi Netflix/flatform legal lainnya ya, oh ya jangan lupa film ini untuk kategori minimal remaja usia 13 tahun ya.. sebagai alumni guide bioskop, penting banget untuk mengedukasi bahwa menonton film harus sesuai dengan kategori usia ya teman - teman! Selamat menonton ya..

yantinoiiiiiii
@yantinoiiiiiii   3 years ago
Dapet ucing AES nih dari kak @mutiarazahwav saatnya aku ucingkeun ke Kak @dewi-sunartini ya.. maap ✌️

Yuk bercerita yuk 😂
Dewi Sunartini
@dewi-sunartini   3 years ago
Gassssssss hahahaha