AES051 Napas #3
yulitjahyadi
Thursday October 14 2021, 10:00 PM
AES051 Napas #3

Malam sudah larut dan belum ada ide mau  menulis apa. Mari lanjut tentang napas aja kalau begitu. Apa temuannya selama ini saat menyadari napasnya? Seberapa jauh sudah berkenalan dengan napasnya? 

Sebetulnya di luar sana juga banyak teknik bernapas, barangkali juga sudah banyak yang belajar pranayama. Di awal berbicara soal napas, ajakannya adalah untuk menyadari dan mengenali dulu napasnya. Di kelas Seni Merawat Diri, aku sempat mengajak teman-teman mengenali dan menyadari napasnya lewat bantuan indera. Saat mata terpejam adalah saat dimana indera lain memasok lebih banyak informasi ke otak, saatnya mengasah kepekaan indera lain selain mata. 

Telinga mungkin bisa mendengarkan suara napasnya, tangan yang diletakkan di dada dan di perut bisa mengenali tubuhnya yang bergerak oleh napas. Kepekaan rasanya juga bisa menyadari tubuh yang mengembang kempis bergantian. 

Pengenalan itu penting karena setiap orang punya karakter yang berbeda, sehingga punya kebutuhan yang berbeda pula. Oke baiklah kita bicara soal keseimbangan terlebih dahulu. Komponen napas selalu terdiri dari dua hal yang berlawanan, kontras namun melengkapi satu sama lainnya. Tarikan dan embusan, mengembang dan mengempis, naik dan turun, masuk dan keluar, isi dan kosong,menyebar dan memusat, dan seterusnya. Jadi kalau dalam skala keseimbangan tentu besarnya volume tarikan napas seimbang dengan besarnya volume embusannya. Panjangnya amplitudo tarikan sama dengan panjangnya amplitudo embusan. 

Menyadarinya bisa dengan cara mulai menghitung napas. Amati berapa hitungan tarikan dan berapa hitungan embusannya, dari sana lalu bergerak untuk menyeimbangkannya. Misalnya ditemukan tarikan napas 4 hitungan dan embusan napas 2 hitungan, silakan menyeimbangkan ke hitungan 3 tarikan 3 embusan. Dengan cara ini, amplitudonya tetap sama, distribusinya diseimbangkan. 

Melatih tubuh bernapas dengan kesadaran  menggunakan hitungan 3-3 selama beberapa menit bisa dilakukan kapan saja dan di mana saja tanpa perlu persiapan ekstra. Tujuannya adalah menyeimbangkan diri. 

Lalu bagaimanakah caranya berlatih memanjangkan napas? Jumlah napas yang terjadi dalam satu menit juga dipakai sebagai indikator kesehatan seseorang. Di sini lah kebutuhan memanjangkan napas itu perlu. Jadi bagaimana cara memanjangkan embusan napas dari 2 hitungan ke 3 hitungan? Lakukanlah dengan perlahan dan lembut. Dengan besaran volume yang sama jika ingin memperpanjang amplitudonya, berarti napasnya jadi lebih kecil intensitasnya. Saat melatih ini, amati dan sadari bagaimana cara tubuh mengusahakannya. 

Tentu latihan selanjutnya berarti menyeimbangkan sekaligus memanjangkan napas, menjadi hitungan 4-4. Tentu ini hanya bisa dilakukan jika tubuh sudah cukup terbiasa dengan hitungan 3-3, dan nyaman saat melakukannya. 

Melatih napas itu berarti melatih otot-otot pernapasan. Jadi sama seperti melatih otot lainnya, lakukan perlahan dan bertahap, tanpa paksaan. Prinsip terutama yang dipegang adalah kenyamanan dan dalam napas, kekuatan berarti kelembutan. 

Softness is the new strength.

Selamat berlatih 😁

innocentiaine
@innocentiaine   5 years ago
☺️ 🙏🏼 selesai baca breath, banyak sekali pencerahan @yulitjahyadi
yulitjahyadi
@yulitjahyadi   5 years ago
Senang yaa.. 😁 tinggal berlatih melambatkan napas kak 😁
Andy Sutioso
@kak-andy   5 years ago
Keren. Terima kasih Yuli. 🙏🏼😊
You May Also Like