Barangkali masih terbawa suasana pameran, kami tadi masih membahas tentang desain arsitektur saat melintasi rumah yang sedang dibangun
Suatu karya arsitektur tak bisa dipisahkan dari arsiteknya. Apa yang terasa dalam karya itu, pastilah berasal dari pencipta karyanya. Meski dalam sebuah desain arsitektur banyak negosiasinya, karakter dari bangunan yang terdesain adalah karakter pendesainnya.Β
Apa yang teramini oleh sang pendesain pasti ada dalam desainnya. Pola pikir, kecenderungan, prinsip, dan latar belakang dari arsiteknya, pasti akan tampak dalam karya arsitekturnya.Β
Maka seperti itu pula jika manusia menyadari siapa penciptanya, sifat dan keagunganNya, maka segala yang jadi kepunyaan yang Esa itu menjadi bernyawa dalam dirinya.Β
Apalagi jika sebagai penghuni tubuh, manusia percaya sepenuhnya pada penciptanya, maka karya penciptaannya itu akan jadi suatu karya yang istimewa dalam olahannya.
Seperti halnya satu desain yang tak terlalu banyak dicampuri oleh pemilik rumah dengan keinginannya sendiri atau selalu ingin menentukan ini itunya dan lebih percaya sepenuhnya pada keahlian sang arsitek yang menguasai keahliannya.
Ia hanya cukup meminta sesuai kebutuhannya, maka arsitek yang baik akan mewujudkannya dengan baik pula, meskipun kadang rancangannya itu juga tak selalu mudah untuk dipahami. Namun dapat percaya bahwa ada alasan di balik desainnya.
Lalu, kurang baik apakah Dia hingga tak mewujudkan kebaikan karyanya dalam diri manusia? Barangkali manusialah yang kurang memahami maksud rancanganNya itu.
Wow... keren amat tulisannya. Banyak harta tersembunyi di AES... Padahal rasanya saya tidak pernah tidak mencermati AES. Terima kasih Yuli. Namaste. ππΌππΌππΌ
Terima kasih Kak Andy, Namaste βΊππΌβ€