AES091 - Halloween Is Grinch Night!
Ara Djati
Wednesday December 25 2024, 2:23 PM
AES091 - Halloween Is Grinch Night!

Tokoh Grinch ciptaan Dr. Seuss sudah banyak dikenal di mana-mana, dengan bulunya yang hijau dan alisnya yang bisa terbang. Dengan sifatnya yang pemarah, dia selalu dikenal sebagai tokoh anti-kebahagiaan: sejenis Ebenezer Scrooge atau Smurf Gerutu. Saking relevannya dia dalam budaya populer, orang-orang yang pemarah juga sering dipanggil sebagai seorang ‘grinch’ (ingin sekali aku menjadi penulis dan bisa menyumbang kata baru ke dalam keseharian!).

Di musim Natal, Grinch sering sekali muncul di mana-mana. Dia memang terkenal karena kisah How The Grinch Stole Christmas. Namun, bagiku, pertemuan pertamaku dengan Grinch adalah lewat film 1977 Halloween Is Grinch Night. Film ini merupakan prequel dari kisah How The Grinch Stole Christmas. Kisahnya sederhana: tiap tahun, warga Whoville mencium aroma sour-sweet wind — angin asam-manis (?) yang membawa malapetaka. Perbedaan cuaca ini memulai efek berantai, dan di ujungnya, Grinch akan keluar dari guanya. Dia menarik gerobak besar miliknya dan berangkat ke Whoville untuk menakut-nakuti mereka.

Yang membuat film ini terus melekat di ingatanku adalah caranya membuat kita takut. Film ini adalah film anak-anak, dan tidak ada adegan horor yang berdarah-darah atau standar. Tapi kita bisa melihat betapa takutnya semua warga Whoville saat mencium aroma angin. Mereka mengunci semua jendela, menggembok semua pintu, membujuk anak-anak untuk berhenti bermain dan bersembunyi di dalam rumah. Kita bisa merasakan paranoia mereka, meresapi pamali dalam kultur mereka. Kita tahu bahwa mereka benar-benar ketakutan. Kita jadi penasaran mengenai masa lalu Whoville yang mungkin lebih gelap dari yang kita sangka.

Bagian kesukaanku — sekaligus yang paling membuatku takut — adalah ketika kita melihat isi gerobak Grinch. Tokoh utamanya, seorang Who berkacamata bernama Euchariah, memutuskan untuk keluar dan mencari Grinch untuk mendistraksinya. Dia meminta Grinch menunjukkan hal-hal paling menakutkan padanya. Sekali lagi, horor di sini bukan horor standar.

Berbagai makhluk aneh mengejar-ngejar Euchariah: kaki raksasa warna-warni, semburat biru dengan mata lebar, makhluk berjubah dan bercapit dan bergigi banyak. Aku ingat saat kecil dulu, aku sungguh ketakutan. Apalagi dengan nyanyian mereka yang seram, mengejek Euchariah. Hingga sekarang aku masih takut.

Film ini adalah salah satu film masa kecil kesukaanku. Dia berhasil menakuti kita tanpa benar-benar tampak menakutkan: semua monster anehnya sebenarnya lebih terlihat konyol. Tapi saat menonton, kita ketakutan.

Link film kalau ada yang mau nonton!

https://www.youtube.com/watch?v=ygSEkwRCQPM