AES 207 Best one
Selama minggu babarengan ini, aku merasa babarengan kali ini lebih seru dari babarengan-babarengan sebelumnya. Mungkin salah satu faktor nya karena dulu di K10 sampe K11 gak ada babarengan sama sekali. Salah satu kegiatan yang paling berkesan pada minggu babarengan ini adalah pada saat kelasku botram dengan orang tua. Disana kami main game yang dimana menguji “kedekatan” kami dengan orang tua kami. Setelah main game itu, akhirnya kami makan-makan bareng. Selain kegiatan bersama orang tua, besoknya kami berkegiatan bareng-bareng dengan teman-teman dari kelas lain di KPB. Kegiatan yang bisa dibilang aneh, kami saling memijat satu sama lain, sambil tiduran. Meskipun aneh sebenarnya seru juga banyak hal baru yang kami dapatkan setelah berkegiatan. Setelah itu salah satu yang unik adalah pameran. Selama minggu babarengan pasti pameran atau biasa yang kami sebut pagelaran karya. Pameran yang paling rame biasanya pameran di SMP, karya-karya yang dipamerkan juga banyak. Biasanya karya yang dipamerkan adalah karya-karya yang telah mereka buat selama satu semester kemarin. Kebanyakan proyek minat yang benar-benar keren, karena disitu kita bisa lihat minat masing-masing anak yang berbeda-beda. Bahkan ada beberapa karya yang benar-benar wow, mulai dari gambar anak-anak di kelas 8 yang bagus-bagus gak kek angkatan kita yang bisa gambar cuman Bintang wkkwwk. Setelah liat-liat karya-karya dari teman-teman SMP kami pun ngobrol-ngobrol sambil nostalgia di jendela merah SMP. Salah satu moment yang paling seru dari kelas kami adalah pada saat ngobrol-ngobrol begitu. Salah satu kemampuan yang tidak semua kelas miliki, yaitu keterbukaan satu sama lain sehingga semua bisa jadi cerita. Memang kadang kita diem-dieman gak ada yang bisa dibahas tapi gak lama kemudian pasti ada aja hal yang bisa diobrolkan dan tidak ada habisnya. Menurutku tujuan babarengan itu ya itu, babarengan bounding hingga akhirnya kita bisa saling terbuka satu sama lain dengan teman-teman di kelas. Apalagi di KPB. Teman-teman di kelasnya sedikit sehingga mau gak mau kita harus dekat dengan teman-teman yang mungkin sebelumnya tidak dekat dengan kita. Kalau satu kelompok udah bisa saling terbuka, tahu potensi masing-masing teman, aku yakin kalau ada proyek berkelompok lagi semua bisa berjalan dengan lancar. Mulai dari komunikasi, hingga cara memecahkan masalah bersama karena kita sudah tahu satu sama lain dengan baik.