AES579 Bincang Globalisasi Kelompok OYA
Andy Sutioso
Friday October 13 2023, 9:31 AM
AES579 Bincang Globalisasi Kelompok OYA
Beberapa hari silam, kak @dita-kusumawardhani menanyakan apakah saya bersedia mendampingi teman-teman SD-6 (kelompok Oya) untuk berdiskusi soal Globalisasi. Wah menurut saya ini topik yang serius dan cukup berat. Mendengar proses dan latar belakangnya, saya mengiyakan. Dan pagi ini, setelah Jabawaskita, saya berjumpa dengan teman-teman kelompok Oya bersama kak Dita dan kak Ima (@hazarkharima) di ruang perpustakaan. 


Hari ini kelompok Oya tidak hadir full team, sayangnya ada beberapa teman yang sedang sakit. Tapi teman-teman yang hadir memang tampaknya hadir dengan rasa ingin tahu yang besar - dan antusias untuk berbincang.  

 




Perbincangan dimulai dari bagaimana teman-teman kelompok Oya ini bersama tokoh tema (Dali) yang menemukan bahwa ternyata di mana-mana terlihat banyak iklan promosi dari produk-produk impor seperti Uniqlo, H&M dan lainnya - sementara sulit untuk menemukan busana batik yang merupakan produk asli Indonesia. Perbincangan cukup luas ya karena kita sampai menelusuri kembali linimasa untuk mencari tahu kapan Globalisasi dimulai. Jawabannya jitu - sejak jaman dulu - jaman penjajahan - yang kita sebut sebagai upaya kolonisasi. Upaya suatu bangsa untuk menduduki / menguasai wilayah tempat tinggal (koloni) bangsa lain. Tujuannya juga bisa ditemukan - bahwa ujung-ujungnya, tujuan akhir kolonisasi adalah untuk mengambil kekayaan bangsa yang dikuasai tersebut. 


Kami juga membahas dampak positif dan negatif dari Globalisasi. Globalisasi itu seperti pintu atau jendela yang terbuka. Kita bisa terhubung dengan dunia luar. Kita bisa melihat pemandangan atau mendapat udara segar dan bisa pergi ke luar rumah. Sebaliknya kalau tidak berhati-hati ada maling juga yang bisa masuk ke rumah kita😁. 


Maju ke jaman sekarang, kolonisasi / penjajahan sudah banyak beralih cara, penjajahan bisa dengan cara yang berbeda. Mengambil kekayaan bisa dengan cara-cara yang lebih halus. Globalisasi yang tidak seimbang, sebagai contoh perdagangan dua negara yang tidak seimbang pada akhirnya bisa memunculkan kondisi yang sama seperti penjajahan jaman dulu - saat ekonomi suatu negara dikuasai oleh negara lain, saat produk-produk asing menguasai sebuah negara menjadikan masyarakat sebagai hanya konsumen dan menghasilkan devisa dari produk-produk yang dihasilkan bangsa / negara lain. Hal ini sempat jadi bahasan kami juga. 


Sewaktu dipancing memunculkan pertanyaan, banyak hal luar biasa yang muncul dari pemikiran teman-teman Oya ini - yang bisa saya catatkan di mind-map di atas ini. Keren banget. Beberapa juga sangat reflektif. Salah satunya pertanyaan dari Boni yang bertanya, "Kenapa kebanyakan dari kita lebih memilih produk luar negeri dibandingkan produk dalam negeri". Keren, Boni! Kesadaran yang keren banget. Banyak sekali yang bisa dibahas dari pertanyaan teman-teman Oya. 


WhatsApp Image 20231013 at 09.20.59_2302d5e2.jpg


Tidak terasa waktu yang disiapkan sudah hampir habis. Saya minta ijin kak Dita untuk bercerita sedikit tentang pola pikir bangsa Timur dan bangsa Barat. Mudah-mudahan cerita ini lebih memantik kesadaran teman-teman juga terkait globalisasi - lebih jauh terkait penjajahan, karena kita semua saat ini masih sangat terjajah pola pikir bangsa Barat. 


ScreenShot_20231021155650.jpeg


Sekalian saya ceritakan bahwa materi / bahan paparan ini sebetulnya saya siapkan bagi teman-teman Calon Pengajar Muda yang notabene sudah pada lulus kuliah / dan sudah bekerja. Tapi saya cukup yakin teman-teman Oya bisa mencernanya.  
Saya ga akan cerita apa yang sebetulnya saya ceritakan tentang ini, karena ada esai saya yang sudah saya tuliskan tentang ini, judulnya Pola Pikir yang Terjajah - saya tuliskan dua tahun lalu di sekitar peringatan Hari Kemerdekaan Indonesia.


Oh iya, tentunya cerita tentang kelompok Oya akan berlanjut karena kelompok Oya akan bertemu lagi di hari Selasa depan untuk berkenalan dengan Ririungan dan AES. Jadi nantikan kisah dan keseruan berikutnya. Semoga tulisan ini bermanfaat. Salam. 



tanyaasepramdanaja
@asep-ramdan   3 years ago
Seru kak Andy, keren anak-anak pemikiran, refleksi dan kesadarannya, jadi terinspirasi untuk diskusi seperti ini. Hatur nuhun inspirasinya kak