Kereta Ini Melaju Dengan Cepat
Jumat, 10 Juni 2022
Hari ini adalah hari terakhir membersamai kegiatan sekolah bersama Teman Gasing.
Seperti biasa, malam sebelumnya aku sempatkan untuk melihat lagi perencanaan dan panduan tentang petunjuk kegiatan pelaksanaan belajar bersama. Tidak ada yang aneh sebenarnya dalam tulisan kegiatan yang akan dilaksanakan. Teman Gasing hanya akan menulis janji ketika di kelas dua dan menggambar.
Ketika masuk ke dalam gmeet, seketika tersadar hari ini adalah hari terakhir bersama Teman Gasing di kelas satu. Sadar saat kegiatan di gmeet tidak ada sesi dua. Semua Teman Gasing ada bersama di sesi satu.
Jika perlu ditanya, siapalah aku ini. Aku hanya seseorang yang mampir dalam lingkaran keseruan Teman Gasing. Tidak lama rasanya. Dokumentasi di trello menunjukkan aku hanya bersama mereka kurang dari sebulan. Belum genap 30 hari. Tapi momen bersama mereka adalah keseruan yang sangat luar biasa. Rasanya seperti sudah lama bersama mereka. Tidak, ini bukan lebay. Tapi ini memang yang aku rasakan. Entah apa yang membuat aku merasa seperti ini. Aku kira tidak akan seperti ini.
Bertepatan dengan hari ini, akan ada informasi penting yang akan di sampaikan kepada kami, para Kaka magang. Aku tidak tahu apa yang akan disampaikan, tapi sepertinya akan di umumkan siapa yang akan terus tetap membersamai proses belajar anak-anak disini.
Perlahan aku mulai mengingat lagi perjalanan menuju kesini. Rasanya banyak hal baik yang aku dapat. Tidak tahu apa itu, tapi ini sepertinya ya.
Kegiatan hari ini dimulai dari percakapan Teman Gasing yang lumayan random sekali. Lalu seperti biasa kita akan mulai kelas dengan berdoa dan waktu hening. Salah satu Teman Gasing bagian memimpin doa. Sejujurnya aku ingin menuliskan doanya secara lengkap disini. tapi aku tidak terlalu ingat. Yang aku ingat hanya “ …. Tuhan semoga engkau selalu berikan kebahagiaan, keselamatan bagi kita semua, Tuhan hari ini hari terkahir kami berada di kelas ini. Semoga engkau berikan keseruan di hari ini untuk selalu kita ingat ….”
Doa yang manis untuk penutup pertemuan hari ini.
Kaka memulai dengan meminta untuk menuliskan janji jika Teman Gasing ada di kelas dua. Banyak hal yang ingin dilakukan ataupun dilakukan dengan lebih baik oleh mereka. Salah satunya ada yang ingin mencoba berusah untuk sholat lima waktu dan rajin mengaji kedepannya. Ada lagi yang ingin membaca lebih rajin lagi sampai menjadi ilmuan pengetahuan dunia.
Setelah itu, mereka melanjutkan dengan menggambar. Menggambar wajah semua Teman Gasing. Seru sekali ketika mereka meminta teman yang lain untuk menunjukkan wajahnya lebih dekat ke kamera dengan senyum terbaiknya.
“Dua menit lagi ya!”. Seru kaka. Jika belum selesai mereka bisa lanjutkan dirumah.
Kaka akan menutup kelas hari ini, tapi sebelum itu kaka menyampaikan beberapa kata sebagai kata perpisahan mungkin bagi kita semua di kelas ini. Tapi sebenernya kita masih bisa bertemu di sekolah walaupun tidak di kelas yang sama (mungkin) karena kita tidak tau apa yang akan terjadi di semester depan. Suasana menjadi agak panas dari dada sampai mata. Tapi tetap ingin menunjukkan senyum terbaik di kahir pertemuan ini. Semuanya menutup keseruan hari ini dengan meniupkan balon imajinasi dari tangan yang ketika ditiup makin membesar dan membentuk hati. Semuanya menunjukkan balonnya. Pertanda “Terimakasih, aku menyangi kalian”
Seseorang pernah berkata “Waktu tidak akan terasa jika kita merasa bahagia”
Perlahan, pada akhirnya akan ada perpisahan bukan. Tidak tahu apa aku akan tetap disini atau tidak. Tapi, terimakasih atas segala pengalaman, kenangan dan ilmu barunya. Setiap hal yang aku temui dapat memberikan nilai bagiku. Tidak masalah bagiku tentang lanjut atau berhenti disini. Setidaknya aku sudah dapat membuka gerbang baru lalu akan aku telusuri dalamnya. Meskipun tidak tahu di dalam sana ada apa.