Keputusan adalah seperti sebuah jalan yang mengarah 2, dan hasil akhirnya juga bisa seperti itu. Malahan, terkadang keputusan sendiri bisa lebih daripada hanya 2 saja. Misalnya, pemilihan ketua osis, keputusannya pasti banyak terutama saat pencalonan ketua osis. Ada banyak sekali pilihan keputusan yang bisa kita buat, yang sangat bisa mempengaruhi masa depan, dalam konteks ini adalah 'siapakah yang menjadi ketua osis'. Keputusannya adalah seluruh murid di SMP/SMA yang dicalonkan, satu vote bisa mempengaruhi semua vote, terutama saat keadaan sedang genting.
Suatu keputusan bisa memiliki outcome yang mudah, ataupun memiliki proses yang sulit dilalui. Keputusan yang mudah, kemungkinan pemilihan masing-masing opsinya pastinya sangat saling membelakangi danĀ gap-nya sangat jauh. Misalnya, 75-25% dalam hal makanan, pastinya itu adalah keputusan yang sangat mudah danĀ obvious untuk dijalani.
Sementara, keputusan lainnya adalah keputusan yang biasanya dibuat 'bingung' dan sangat dekat satu sama lain, secara % hingga tidak bisa memutuskan apapun hasilnya. Contohnya, untuk memilih 2 hal yang sangat enak dalam makanan, kita tidak bisa memilih salah satu karena yang lainnya sama bagusnya. Hal yang menentukan pada keputusan yang seimbang, hanyalah mood (menurutku). Kalau moodnya sedang cenderung memihak yang opsi pertama, kita bisa memilih yang pertama. Jika sedang yang kedua, pasti memilih yang kedua juga supaya tidak bosan. Jika benar-benar tidak ada opsi, orang-orang akan memainkan permainan bernama Cap cip cup. Sebuah voting random yang tidak memiliki kelebihan maupun kekurangan.
Keputusan juga bisa antara benar ataupun salah, terkadang kita tidak benar-benar sadar bahwa apa yang kita lakukan itu tidak baik. Tetapi kita bisa jadi tetap mengerjakannya, yang malah membuat dampak pada masa depan. Andaikan hal tersebut dapat dicegah melalui keputusan, maka pasti masa depan juga dicegah, dan dampaknya ditiadakan, itu bisa bergantung pada keputusan kita sendiri. Karena itu, maka berpikirlah terlebih dahulu sebelum mengerjakan sesuatu, tahu-tahu kita bisa memberikan dampak positif dalam masa depan. Semua itu tergantung keputusan kita, dalam momen tertentu. Sebuah 'kelupaan' dalam mengamankan seorang pengemudi pada saat balapan, bisa mengakibatkan pengemudi menabrak dan bisa hingga meninggal. Apapun keputusannya, meskipun males, lakukanlah apapun yang paling betul.