Viral, viral, dimana-mana viral. Kenapa sih namanya viral? Mungkin karena identik dengan sifat virus yang begitu cepat menginfeksi, cepat menyebar luas. Yang viral-viral ini cepat meluas sepertinya karena konten yang diunggah sederhana apalagi kalau muatannya negatif lebih cepat. Begitulah hal negatif lebih mudah ditularkan daripada hal positif.
Menurut segitiga epidemiologi ada 3 faktor utama yang berperan dalam terjadinya masalah epidemiologi. Host (tuan rumah), agent (penyebab, dan environment (lingkungan). Ketiga faktor tersebut saling berkaitan, berhubungan satu sama lain.
Yang akan dibahas disini adalah bagaimana cara menularkan rutin baru?
Hidup di lingkar Smipa menurutku menjadi lingkungan yang baik. Penduduknya, cara belajarnya, spirit nya baik. Mendukung tumbuh kembang antar individu dengan baik. Good vibes gen z bilang.
Agen penyebabnya, orang yang ingin menularkan kebaikan juga banyak. Ajakan-ajakan positif sering didengar saat berkumpul. Seperti mengajak olahraga bersama, kemping bersama, jalan-jalan bersama, pertemuan diskusi, bahkan menulis di Ririungan pun ada.
Lingkungan sudah mendukung, agen perubahan ada, tinggal hostnya, individunya.
Mengajak rekan-rekan outing mudah, karena bersenang-senang. Siapa yang tidak mau ikut kecuali memang waktunya tidak pas. Gas!
Ajakan olahraga pun sama main badminton, futsal, renang. Ikut ayo letβs go!
Ajakan yang lebih personal yang agak sulit. Mungkin karena membutuhkan komitmen seperti mengikuti kelas yoga, memilah sampah, menggunakkan kendaraan umum untuk mengurangi emisi, atau memulai menulis esai di sini. Tingkat kesulitan cukup tinggi. Ibarat salesmen, membagikan brosur, menerangkan produk, memberikan bonus, kalau orangnya tidak mau ya tidak di iya kan.
Beberapa kali berkesempatan mengajak rekan orang tua untuk ikut menulis disini, sepertinya belum tertarik. Mereka berkomitmen dalam rutin lain, media lain, cara lain. Mungkin menulis bukan pilihannya, ada media lain yang mereka pilih untuk menemukan jalannya.
Paling tidak ajakan ini memberikan insight pada mereka yang sedang mencari jalan, mengikuti atau tidak bukan persoalan. Akan ada saatnya mereka menemukan jalurnya. Tidak perlu memaksakan.
Teruslah mengajak orang melakukan kebaikan. Jadilah agen perubahan. Senang menularkan rutin positif
Β
Cakeeep esainya βπΌπ€ππΌ
https://ririungan.semipalar.sch.id/kak-andy/blog/5755/aes602-viral-vs-sakral
Agak nyambung sama ini ya Sanya ππΌ