Berperan, adalah mengikuti. Peran, adalah partisipasi. Sehingga, berperan adalah mengerjakan suatu bagian yang diserahkan tanggung jawabnya, padanya.terdapat suatu pemenuhan, yang bisa kita lakukan. Suatu peran, ada batasannya dan sangat tergantung pada kita untuk memenuhinya dengan baik. Kerjasama kelompok, pastinya akan bagi-bagi peran. Bagi-bagi peran, dilakukan supaya pembangian tanggung jawabnya rata dan lebih efektif untuk diselesaikan. Pun kalau kita sudah menyelesaikan apa yang diberikan pada kita (perannya), maka kita sudah sangat membantu dan benar-benar bisa dibilang 'berperan' dalam kelompok, karena sudah mengerjakan perannya dengan baik.
Peran yang dikerjakan sehari-hari, dariku sangat banyak. Mulai dari 'kehidupan' sekolah, 'kehidupan' di rumah (tangga), dan juga pertemanan, saat sedang keluar untuk nongki bareng atau apalah. Pokoknya, dalam segala hal yang kita kerjakan, kita memiliki peran untuk melakukannya. entah itu bagian cuci piring, menjadi bagian keuangan, dan lain lain. Pada olahraga, biasanya pemain bintang akan mendapatkan hak paling banyak dalam memimpin tim. Pemain lain, hanya menjadi 'role player'. Kita bisa menjadi role player baik, kalau kita mengerjakan peran kita untuk membantu tim dengan sempurna. Misalnya kita hanya jago passing bola ke teman yang mencetak gol. Jika kita memenuhi peran tersebut, pastinya akan berarti untuk tim.
Peranku di proyek kelompok adalah menjadi pengurus keuangan Garage Sale. Dalam Garage Sale ini, aku hanya menyediakan rekening, menyimpan duit, dan juga pada akhirnya saling transfer antara penjual dan pembeli. Selama ini, aku sebenarnya merasa, bahwa peranku di Garage Sale tidak gimana karena aku hanya bekerja di saat saat ini (pembukaan-penutupan), pun juga saat ini Garage Sale kami masih baru dikit yang membelinya. Meskipun begitu, setiap kali ada kesempatan, aku melakukan pekerjaan 'peran'ku dengan baik. Sayang sekali saja, mungkin aku sendiri bisa lebih kontribusi terhadap potensi potensi peran yang mungkin bisa dimasuki.
Pada proyek lain, namun aku lebih aktif secara peran. Misalnya proyek nyenack, disana aku banyak berkomunikasi dan berkoordinir selagi yang lain tidak, dan mengatur-atur ide. Kalau teman-temanku sedang malas ataupun tidak semangat, tentunya aku motivasi mereka, dengan membicarakan tujuan akhir dari proyek.
Peran itu bisa berkisar dari 1 hingga 100%, dengan artian berperan dalam sesuatu yang dikerjakan sendiri. Tergantung kita mau segimana ngambil jumlahnya, yang penting mempertanggungjawabkan dan mengerjakan dengan optimal.