Inilah rutinitas yang selalu kulakukan setiap pagi tiap kali aku datang ke tempat magang. Jadwal masuk kerja adalah pukul 08.00, biasanya aku masuk pada pukul 7.40-7.50-an, sebelum pintu di kantor biasa dibuka. Nah, sambil menunggu kadang aku mengobrol dengan karyawan lain, biasanya ada 2-3 orang beragam yang datang, yang kukenal contohnya adalah Kak Bayu dan Kak Zul. Biasanya mereka menunggu di depan sambil ngopi dan merokok, sementara aku hanya ikut ngobrol aja.
Di saat tiba masuk ke kantor dan bekerja di meja masing-masing, aku mengikuti rutinitas menarik yang dilakukan oleh sesama karyawan juga, biasanya ngelap meja dan laptop menggunakan tisu. Dengan adanya kegiatan magang ini, ternyata tanpa kusadari, aku juga menjaga kebersihan laptopku.
Mulailah waktu bekerja, dan aku pun selalu langsung bertanya ke mentor, pekerjaan apa yang diberikan pada diriku. Sambil menunggu, aku mengerjakan atomic essay, sama seperti apa yang aku sedang aku kerjakan di 27 September pukul 9:00 saat ini (karena belum ada pekerjaan). Setelah atomic essay beres, biasanya aku mengerjakan jurnal/refleksi magang dahulu, dan melihat objektif-objektif seperti apa yang perlu dilakukan di magang (laku ning loka).
Siang hari pun tiba, jam 12.00 makanan dari katering pun tiba, dalam bentuk nasi bungkus dengan kemasan plastik, berukuran 20x10 cm. Isinya biasanya adalah nasi, sayur 1(daging/tahu), sayur 2(sop), dan sayur 3(mie/telur). Tiap hari, kombinasi sayur ini selalu berbeda-beda, bisa jadi daging ayam disatukan dengan gyoza 1 biji di tengah, dan dilengkapi dengan sayur asem. Di hari lain yang kurang menarik, ada tahu bacem, rujak penganten, dan waluh. Bahkan kadang sayurnya menurutku kurang cukup banyak untuk dibarengi dengan nasi (jadi nasinya bersisa).
Di jam 1 siang, semua karyawan balik bekerja dari 1 jam istirahat yang diberikan. Aku biasa melanjutkan pekerjaan kembali, dari jam 1 hingga 4. Karyawan lain bekerja sampai jam 5 sore, sementara aku biasa sudah pulang jam 4 sore (karena memang batas yang diterapkan sekolah seperti itu). Jika jam 4 sudah tiba, aku langsung beres-beres laptop, beres-beres tas, dan akhirnya pamit, naik angkot dan jalan kaki balik pulang (karena ongkos gojek dari sini mahal).
Begitulah perjalananku dalam 1 hari magang.