Kemarin dan hari ini, aku sendiri belajar banyak tentang Log Frame Analysis. Suatu materi yang kemarin perlu diingat-ingat lagi dari semester sebelumnya. LFA ini, sempet ada yang bilang; bakal sangat berguna di kehidupan sehari-hari nanti. Kemarin saya membuat logframe dari proyek mandiri yang ingin kuulik pada jenjang K11 ini. Sempat bingung karena; pertama aku inget inget lupa tentang LFA; kedua aku sendiri memerlukan pemikiran kritis agar mengetahui kira-kira hal apa yang menjadi visi, misi, goals, targets, dan activities. Karena semua nya perlu berkaitan satu sama lain, mulai dari atas hingga bawah. Terasa banget, apa yang aku tulis pada tabel beberapa tidak nyambung dan tidak sesuai dengan visi utamanya.
Sehingga kemarin, saya belum sempat selesai menuntaskan LFA ini pada siang hari, malamnya baru diselesaikan. Itu pun diselesaikan karena inisiatif, kesadaran bahwa alangkah baiknya kalau besok sudah beres, dan sudah beres pun secara optimal.
Aku sendiri membuat proyek mengenai tutorial basket, pada awalnya sih tidak terlalu kebayang prosesnya akan seperti apa saja, hanya kebayang hasil akhirnya saja. Menggunakan logframe ini, aku jadi bisa mengetahui dan menarik garis, tentang hal hal apa saja yang akan dilewati saat berproses, berproses dalam mengerjakan proyek ini. Pada proyek-proyek sebelumnya pun, aku kebanyakan 'berpikir di jalan' sehingga apa yang dihasilkan melalui pemikiran itu spontan, terkadang malah menjadi lupa dan melenceng dari tujuan/visi utamanya. Misalnya, proyek akhir di Kelas 9 mengenai inovasi awal. Jujur saja, awalnya aku hanya membayangkan melalui 'asumsi' dan bahkan tidak kebayang prosesnya seperti apa, hasil akhirnya seperti apa. Sehingga apapun yang saya lakukan pada saat itu hanya spontaneous, dan tidak maksimal. ALhasil, bahkan membeli suatu produk pun memakan waktu 2 minggu, akibat tidak niat; ga tau mau ngapain; dan juga bingung.
Kalau hal yang kupelajari adalah untuk membuat perencanaan dan LFA yang sangat matang, menaikkan standar dan usaha setinggi mungkin. Lebih baik persiapan dahulu sebelum tersesat di jalan. Kalau masih tidak terbayang mau gimana, riset. Kalau tidak tahu wujud produk akhirnya seperti apa, riset. Kalau ekspektasi mungkin terlalu tinggi, perbaikilah, dan kalau belum tahu menahu segala dan pengen langsung mengerjakan, lebih baik kau ganti proyeknya saja deh.