AES18 usang
innocentiaine
Sunday July 18 2021, 7:15 PM
AES18 usang

Aku di sini, sepi, merasa rindu..

Matahari terbit, memberi hangat, bersinar terik, lalu tenggelam,

memberi waktu pada gelap, gemerlap rembulan, dan angin dingin untuk hadir.

Terus bergantian menemaniku

Sesekali hujan menyapa, petir berteriak..

 

Sudah lama aku di sini

Sejak kali pertama berada di sini aku melihat berbagai keajaiban hidup

Pagi yang sejuk dan tenang, langkah-langkah besar, langkah-langkah mungil,

jabat erat, peluk sayang, tangan-tangan bergandengan, 

Sapa ramah, wajah malu-malu, senyum sumringah, tawa riang, teriak gembira

 

Waktu hening, doa pagi, membaca bersama saat Jabawaskita

Khusyuk terasa, aku turut mendengar hening di antara mereka

Berpuluh kepala di depanku asik memasuki diri dan dunia imaji mereka

Hingga denting lonceng berbunyi dan kakak memanggil

 

Kaki-kaki yang menapak rumput hijau dan segar

Kaki-kaki yang berebut bola, menendang tinggi, jauh, sebebas hati mereka

Sesekali terarah dan mendekatiku. Bungah hatiku,

Wahh aku bisa ikut bermain..

 

Kadang kakak mengajak mereka bermain, membuat karya, atau mendongeng di sini

Kadang alunan suara merdu terdengar saat mereka menyanyi bersama

Menjelang siang mereka duduk di depanku menikmati bekal dari rumah

sambil terburu-buru ingin segera bermain sebelum kembali ke kelas

 

Ada-ada saja ide dan temuan mereka saat bermain bebas

Aku suka melihat mereka bermain petak umpet, aku tahu di mana mereka bersembunyi 

Kadang mereka berlatih wushu, atau menari di sini

Keren sekali ketika mereka mempertunjukkan hasil mereka berlatih

 

Aku ingin turut bertepuk tangan saat melihat mereka berani mencoba tampil.

Sungguh terasa takjub bila terkenang

Saat mereka menemukan hal baru, menghadapi tantangan, meyakini kemampuan diri

Saling menyemangati teman, saling menghibur, membesarkan hati, bekerja sama

 

Aku turut belajar saat para kakak atau ayah-ibu berkumpul untuk belajar bersama

Woow banyak sekali hal menarik yang dibicarakan

Saat ada yang duduk di bangku di depanku, aku turut tertawa geli mendengar canda garing,

pembicaraan ringan hingga kelewat berbobot, gosip tetangga sebelah hingga curahan isi hati

 

Sepi sekali ketika tiba-tiba semua itu terhenti

Aku terus menunggu dan merindu

Entah untuk berapa lama lagi

Entah bagaimana teman-teman kecilku bermain kelak

 

Tak lama lagi masa tugasku selesai sudah.

Aku akan berganti rupa, agar tak lagi usang.

Tak mengapa.. di dalam hati sudah tercatat selaksa kenangan indah.

Aku tak henti berdoa dan berharap bahwa kegembiraan dan keajaiban hidup di sini akan segera kembali.

Bahwa semua dari mereka yang pernah hadir di sini baik-baik saja,

semakin kuat, tetap bertumbuh dan tetap bahagia.

Sampai jumpa..

You May Also Like