AES 156 Beginning At The End
joefelus
Tuesday October 26 2021, 10:41 AM
AES 156 Beginning At The End

Semua orang mengalaminya, we all have been there! Segala sesuatu yang baik dan menyenangkan berakhir dan kita kemudian merasa kehilangan. Semua aspek dalam kehidupan akan mencapai titik akhir. Pekerjaan, musim, liburan, semua ada akhirnya. Musim panas berakhir dan musim gugur mulai, daun-daun rontok, pohon-pohon gundul lalu musim gugur berkahir dan datang musim dingin, begitu seterusnya, satu berakhir dan yang baru kemudian mulai.

Melepaskan sesuatu yang baik dan menyenangkan tidak mudah. Relasi, pekerjaan, liburan, perjalanan, jika itu berakhir belum tentu kita dapat menghadapinya dengan baik. Setiap kali pulang dari liburan, ketika mulai mendekati rumah dan menghadapi "kenyataan" saya menjadi berat hati! Sama seperti perasaan saya terhadap hari Minggu ketika petang tiba, saya mulai merasa galau dan ada perasaan tidak menyenangkan karena saya sadar bahwa akhir pekan sudah hampir berakhir dan besok saya harus menghadapi setumpuk pekerjaan.

Segala sesuatu akan berakhir, entah itu baik atau buruk, semuanya akan selesai. Itu tidak dapat dipungkiri. Bagaimana kita menghadapinya, itu yang harus kita sadari benar-benar. Jika sesuatu yang buruk berakhir, kita akan dengan lega dan senang menghadapinya. Ini sih mudah sekali! Tapi kebalikannya jika sesuatu yang menyenangkan harus berkahir. Eforia membutuhkan waktu untuk bisa dihadapi.

There is hope at the end of the tunnel. Seringkali kita tidak bisa melihat ada apa di ujung lorong yang sedang kita jalani. Kadang cahaya pun tidak tampak dan kita mulai merasa was-was apakah akhir dari perjalanan kita akan menunggu sesuatu yang indah. Kita khawatir akan apa yang akan menanti kita di akhir. Di akhir segala sesuatu selalu ada harapan dan jangan lupa, akhir dari sesuatu adalah awal dari sesuatu yang baru dan kita diharapkan membuka jalan untuk awal petualangan yang baru ini.

Yang pasti, janganlah menangis diakhir sebuah perjalanan yang indah, justru itu adalah saatnya kita tersenyum bahwa kita sudah mengalaminya. Do not cry because it is over but smile because it happened!***

Andy Sutioso
@kak-andy   5 years ago
Cakep... 😊