Besok di sini jutaan masyarakat merayakan Thanksgiving. Ya, besok adalah hari keluarga, mirip-mirip di Indonesia pada saat lebaran, orang-orang mudik untuk berkumpul bersama seluruh anggota keluarga.
Banyak cerita seputar Thanksgiving, yang katanya berawal dari perayaan panen raya, kemudian diadaptasi oleh para pendatang dari Eropa (koloni dari Inggris) sebagai perayaan syukuran. Tradisi yang dijalankan biasanya dengan acara berkumpul bersama keluarga menikmati kalkun dengan stuffing-nya yang terdiri dari potongan roti, celery dan sebagainya, gravy, lalu ada buncis panggang, kentang tumbuk, saus cranberry, pumpkin pie dan sebagainya. Thanksgiving dirayakan setiap hari Kamis ke 4 bulan Nopember.
Hari Jumat, sehari setelah Thanksgiving dikenal sebagai Black Friday. Ini adalah hari dimana semua orang belanja karena hampir seluruh toko-toko banting harga. Hampir semua orang sengaja menunggu untuk belanja segala sesuatu untuk hadiah natal dan sebagainya pada hari ini. Kalau ingat film pendek Mr. Bean yang kemping di depan toko, nah itu yang dilakukan oleh masyarakat di sini. Hanya saja, sekarang agak berubah, yang namanya Black Friday sekarang dimanfaatkan oleh perusahaan-perusahaan yang berjualan secara online jauh-jauh hari mengadakan program Black Friday bahkan sehari sesudah Halloween. Jadi tanggal 1 Nopember banyak promosi dengan istilah early Black Friday, hampir setiap hari saya dapat email dari berbagai toko retail seperti Macy's, JC Peney, Old Navy, Banana Republic hingga Best Buy yang menawarkan barang elektronik dan banyak lagi. Ya Thanksgiving sekarang menjadi ajang komersial, dimanfaatkan oleh perusahaan-perusahaan untuk menjajakan produknya.
Kesempatan ini juga dimanfaatkan oleh perusahaan yang menjual produknya secara online, lalu terciptalah istilah Cyber Monday, yaitu hari Senin pertama sesudah Thanksgiving dimana segala bentuk diskon ditawarkan dan transaksi dilakukan secara online.
Thanksgiving juga mengawali banyak hal yang berbau Natal. Pohon cemara mulai dijual di mana-mana. Hiasan-hiasan Natal mulai bertebaran bahkan rumah-rumah sudah mulai terlihat penuh hiasan lampu termasuk pohon-pohon di jalan raya. Saya biasanya setiap tahun keliling kota, masuk ke perumahan-perumahan hanya sekedar menikmati meriahnya rumah-rumah yang penuh dengan hiasan.
Seminggu ini memang saya libur dari pekerjaan sehingga banyak waktu senggang. Saya isi sehari-hari dengan berolahraga agar supaya nanti ketika ngumpul bersama teman-teman untuk seru-seruan ketika masyarakat Amerika merayakan Thanksgiving, kami juga ikut ngumpul makan-makan. Nah saya tidak akan merasa bersalah makan lebih banyak karena sudah banyak kalori yang dibakar di tempat olahraga, tidak tanggung-tanggung saya ke tempat olahraga setiap hari dan rata-rata membakar kalori di atas 750 hingga 900an. Jadi saya bersakit-sakit dahulu lalu bersenang-senang kemudian. Besok sesudah pagi berolahraga, saya akan masak seharian! Orang Indonesia yang di rantau itu tukang ngumpul, tukang pesta dan tukang makan, jadi kalau tidak diimbangi dengan olahraga bahaya sekali, bisa gembrot! hahaha!***