Akhir pekan ini selewat makan siang saya habiskan dengan beristirahat sambil menikmati pertandingan American Football yang sudah di babak playoff. Babak ini sudah di semifinal devisi, jadi pemenangnya nanti akan masuk ke babak final divisi lalu diakhiri dengan oertandingan akbar antar juara divisi yang dikenal dengan nama Superbowl.
Disamping Broncos yang merupakan team dari Denver, Colorado yang sudah lama tersisih dan tidak masuk babak playoff, saya juga menyukai team dari Tampa, Florida, dengan nama Buccaneers. Nah siang tadi mereka bertanding melawan Los Angeles Rams. Bucs itu juara bertahan karena tahun lalu mereka memenangkan tidak hanya divisi tapi juga superbowl, bahkan quarterback-nya (istilah untuk "kapten" team di olahraga ini), Tom Brady, memegang hampir semua rekor, dari rekor kapten tertua, terbanyak menjuarai superbowl, terbanyak melempar bola yang menghasilkan goal dan sebagainya. Seingat saya, saya pernah menulis soal ini sekilas.
Pertandingan begitu seru, hingga quarter ke-4, team favorit saya masih tertinggal 14 poin. Baru kemudian 1 menit terakhir menyamai skor 27-27. Sayangnya di 4 detik terakhir mereka kembali harus menelan kekalahan 3 poin. Ya team favorit saya kalah dan tersingkir. Minggu depan LA yang memenangkan pertandingan sore ini akan bertanding memperebutkan tempat terhormat juara divisi melawan San Fransisco yang kemarin mengalahkan Green Bay, Wisconsin. Pemenang pertandingan ini akan bertanding di Superbowl tanggal 13 Februari nanti di Sofi Stadium, Inglewood, California.
Kalau ditanya mengapa saya menyukai permainan aneh ini? Ya saya sebut aneh karena namanya football tapi bola lebih sering dibawa lari daripada ditendang, jadi sebetulnya secara harafiah permainan ini lebih tepat disebut bola tangan dari pada bola kaki hahaha.. Alasan utama saya sebetulnya permainan ini sangat sportif, tidak tergantung pada keputusan 1 orang wasit jika ada pelanggaran, misalnya. Tahu ada berapa wasit yang bertugas dalam pertandingan ini? ada 7 orang! Sebelumkan memutuskan apakah ada pelanggaran dan verdict-nya, mereka berdiskusi terlebih dahulu. Jadi sangat objektif dan melalui "musyawarah"! hahaha... Tapi tidak berhenti di situ, jika dibutuhkan keputusan wasit bisa dianulir jika berdasarkan review ternyata keputusannya salah. Team yang bermain juga boleh melakukan "challenge" jika mereka menganggap keputusan itu salah lalu wasit akan melakukan review dengan melihat rekaman pertandingan. Sekali lagi ini permainan yang sangat sportif dan adil. Saya lihat juga pertandingan bola kaki (soccer) juga sudah mulai mengadaptasi proses review ini!
Yang sangat menarik juga menyaksikan permainan ini adalah kedewasaan dari para pemain. Maksud saya, ini olahraga yang sangat keras, saling mendorong, saling menubruk, saling menjatuhkan, tetapi mereka mengesampingkan faktor emosi. Hanya sesekali mereka terpancing dan berkelahi (walau biasanya hanya dorong mendorong), tapi sangat jarang, mungkin karena hampir semua pemainnya adalah lulusan universitas. Saya pernah bercerita soal ini, yaitu para pemain profesional sepak bola ini direkrut dari para pemain yang bertanding di level universitas. Jadi seandainya ada yang tidak lulus universitas, minimal mereka semua pernah mengenyam pendidikan tinggi.
Yang terakhir, saya tidak melihat ada "drama" pura-pura seperti di pertandingan bola kaki untuk memanipulasi keputusan wasit. Di pertandingan ini tidak ada pura-pura, dan wasit tidak akan menjatuhkan hukuman karena pura-pura. Nah ini yang membuat saya begitu tertarik karena saya tidak jengkel ketika menonton karena ada ulah pemain yang tidak sportif.
Tinggal 4 pertandingan tersisa hingga puncak. Satu sedang saya tonton sekarang. Minggu depan 2 pertandingan untuk merebut 2 juara divisi, lalu terakhir Superbowl. Sesudah itu libur, tidak ada pertandingan hingga nanti mula lagi di bulan September.***