AES 424 T-Bone
joefelus
Thursday July 21 2022, 11:48 AM
AES 424 T-Bone

Hari ini adalah hari pertama Kano pergi bekerja. Semalam dia ditelepon mantan gurunya yang punya proyek membuat shed (gudang). Sewaktu di SMA Kano mengambil kelas matematika konstruksi yang proyeknya membangun rumah untuk penduduk, jadi Kano merasa percaya diri unuk bisa bekerja jika hanya membangun shed saja, mah. Tawaran mantan gurunya dia terima dan tadi pagi pukul 7:30 Kano sudah dijemput dan pergi bekerja. Saya senang sekali dan untuk merayakan hari istimewa ini saya akan masak sesuatu yang spesial untuk makan malam.

Saya sebetulnya tidak punya rencana untuk merayakan, karena ini bukan pekerjaan yang betul-betul pekerjaan, maksudnya, jika pekerjaan yang benar-benar, maka Kano akan harus mengisi paperwork berupa surat pajak, membuka rekening bank dan sebagainya. Pekerjaan yang sekarang adalah pekerjaan "bawah meja" alias dibayar cash. Nah tapi buat pengalaman pertama, dibayar tunai tetap sebetulnya adalah pekerjaan. Yang penting bagi saya adalah pengalaman dan untuk pertama kalinya Kano bekerja yang menghasilkan upah. Saya yakin ini pengalaman bagi dia yang tidak akan pernah terlupakan.

Semua hal yang pertama kali selalu tidak terlupakan bukan? Pekerjaan pertama saya seumur hidup adalah bekerja di toko, itu jaman masih SMP. Gaji pertama saya 15 ribu. Lalu dari uang itu saya belikan gitar, tapi ternyata tidak cukup, jadi ayah saya nomboki 10 ribu karena gitarnya seharga 25 ribu hahaha. Nah lucunya angka yang sama adalah gaji pertama saya di Amerika, di toko roti lapis. Gaji pertama saya $15 hahaha.. Seingat saya potongan check nya masih saya simpan di salah satu doos di gudang di Bandung. Nah Kano lebih beruntung karena gaji dia hari ini jauh lebih banyak dari gaji pertama saya hahaha..

Sepulang kerja, Nina minta tolong saya untuk membeli roti untuk sarapan Kano. Anak ini yang biasanya bangun jam 2 siang, akhirnya menyesuaikan diri seketika. Tadi pagi dia sudah bangun sebelum pukul 7 bahkan dia mandi lebih dulu dari saya yang kesiangan sehingga tidak ke kolam renang. Saya sebetulnya sudah bangun sejak sebelum pukul 5, tapi saya sengaja tidak turun dari tempat tidur dengan alasan agar yakin Kano bangun dan tidak terlambat di hari pertama kerja. Jadi sebetulnya saya "pura-pura" terlambat bangun. Nah kembali ke permintaan Nina, saya ke supermarket untuk membeli roti. Kano suka hawaiian bread yang mirip dengan roti sobek dan rasanya agak manis. Dia suka makan roti ini dengan irisan keju Irlandia. Ya itu sarapan dia besok. Ketika di supermarket saya lihat T-bone steak yang sedang diskon. Tidak tanggung-tanggung 50%. Nah di situ saya punya ide untuk masak yang spesial.

T-bone itu daging yang unik. Namanya T-bone karena potongan ini memiliki tulang di tengah-tengah yang mirip dengan huruf T. Ada 2 potong daging yang mengapit tulang yaitu New York Steak dan Tenderloin. Jadi orang senang makan potongan daging ini serasa beli satu tapi mencapat 2 rasa daging. New York steak itu potongan daging yang lumayan, hanya sebetulnya tenderloin lebih empuk. Tapi bagi saya dua-duanya bukan potongan daging favorit karena kandungan lemaknya cenderung tidak banyak. Saya penggemar ribeye karena kandungan lemaknya lebih banyak sehingga potongan steak yang dinikmati memberikan cita rasa yang jauh lebih enak, apalagi jika kualitas dagingnya baik sehingga ada marbling nya, alias campuran daging dan lemak yang merata. Ini adalah potongan daging yang sangat luar biasa. Jika pernah lihat potongan daging istimewa Wagyu ribeye, nah ini menurut saya potongan daging terbaik, walau banyak orang yang mengatakan yang terbaik adalah Filet Mignon, bagian dari tenderloin. Hanya saja bagi saya kurang kandungan lemak walau amat sangat lembut dan empuk.

Eniwei, karena diskon, ya T-bone itu langsung saya beli. Dan saya masak di rumah hanya untuk berdua, Kano dan saya karena Nina bekerja dan dia tidak terlalu suka daging sapi. Kebetulan saya punya bleu cheese, sehingga saya pakai untuk topping. Saya biarkan dagingnya hingga mendekati suhu ruang agar ketika dimasak kematangannya jauh lebih merata dibandingkan dengan suhu dingin. Sambil menunggu daging siap, saya membuat topping campuran butter yang sudah lembut dengan bleu cheese crumble dan thyme, lalu saya simpan di kulkas. Kemudian ketika daging sudah siap, saya bumbui lalu saya bakar sambil menyiapkan kentang tumbuk dengan roasted garlic, butter dan parsley. Nah jadilah makan malam yang istimewa untuk merayakan hari pertama Kano bekerja! hahaha....

You May Also Like