Hmm.. judulnya terdengar seperti lagu super jadul dari kelompok pemusik Koes Plus hahaha.. Tapi tak apa, Pagi ini memang indah dan saya tidak tahan untuk berbagi cerita yang santai-santai saja, tidak ada seriusnya sama sekali.
Dimulai dari mengantar si gondrong ke tempat kerja. Ternyata salju tidak jadi datang, kalau melihat ramalan cuaca, sepertinya terlambat. Katanya baru akan turun salju sekitar pukul 8 pagi. Saya tidak mau terlambat, oleh sebab itu sebelum Nina dan Kano siap, saya sudah menuju mobil melepaskan semua kerudung kaca depan dan belakang. Lalu mulai menghidupkan mesin agar pemanas bekerja dan ketika nanti Nina dan Kano masuk mobil didalamnya sudah hangat. Hari ini suhu tertinggi hanya -4 derajat Celcius dan suhu terdingin mencapai -16 derajat. Paling tidak nyaman duduk di dalam mobil sementara joknya dingin sekali seperti es. Kalau saya lupa dan meninggalkan botol minum di mobil, biasanya pagi hari sudah beku airnya jadi es! Nah bisa bayangkan sendiri bagaimana dinginnya di dalam mobil, sudah seperti di dalam kulkas, lebih dingin malah, kaya freezer!
Nina menyiapkan sarapan berupa roti tangkap yang sudah dipanggang dengan isi ham dan keju Jalapeno Monterey Jack yang meleleh. Dia masukkan container dan menunggu Kano bersama saya di mobil yang sudah hangat. Kano menyusul kemudian dan masuk mobil yang sudah menunggu.
"Makan!" katanya begitu dia duduk di dalam mobil yang hangat dan siap berangkat.
Otomatis saya tertawa terbahak-bahak. Saya ingat tulisan esai saya kemarin tentang anak manja.
"What did I do wrong?" tanya Kano
"Did you even hear yourself? Instead of saying good morning, you just said "Makan"!" kata saya masih tertawa kencang. Nina juga ikutan tertawa dan akhirnya kano juga.
Anak ini memang sering begitu. Kalau sedang libur dia hampir sepanjang hari tidak terlihat batang hidungnya. Sekalinya dia menampakkan diri, dia menongolkan kepalanya di anak tangga dan berkata,"Lapar!" hahahahah...
Jalanan masih gelap dan sangat sepi. Tidak banyak orang yang keluar rumah jika tidak perlu di cuaca dingin seperti ini. Tiba di tempat kerja beberapa menit kemudian, Kano minta kami menunggu sebentar. Dia ingat pengalaman yang lalu ketika tiba di tempat kerja langsung ditinggal kemudian dia baru tahu bahwa manager yang bertugas ternyata datang terlambat, jadi saya harus kembali lagi. Kami kali ini menunggu sebentar lalu dari jauh Kano mengangkat jempolnya. Artinya kami boleh pergi karena ternyata manager sudah berada di tempat.
Cuaca super dingin dan kopi itu seperti sendok dan garpu, selalu beriringan berdua. Nina dan saya langsung meluncur ke kedai kopi. Hari ini di kedai langganan kami memberi hadiah gelas merah, warna Natal, jika membeli kopi menu "holiday" seperti pumpkin spice, caramel brulee dan sebagainya. Entah mengapa, sejak dahulu antri kopi di bawah cuaca sangat dingin, ketika tubuh dibalut pakaian berlapis-lapis dan topi menutup kepala dan telinga selalu membertikan kesan istimewa. Setiap kali begitu, demikian juga tadi pagi. Seru saja rasanya ketika antri bersama banyak orang semua berjaket tebal. Karena saya masih punya banyak waktu sebelum harus ke kantor, kami duduk-duduk dahulu sambil menikmati kopi panas.

Benar saja, sekitar pukul 8 pagi salju mulai turun. Dari hanya flurries seperti serbuk serbuk halus yang kalau nempel di pakaian menjadi seolah-olah kepala penuh ketombe dan rontok ke baju hahaha lalu lama kelamaan menjadi semakin deras sehingga jalanan kemudian tertutup dengan warna putih. Suhu semakin dingin tapi di luar jika saya perhatikan melalui jendela kantor yang besar menjadi semakin indah dipandang. Sambil bekerja dan sekali-kali mengalihkan pandangan dari layar monitor ke luar, suasana menjadi begitu menyenangkan. Sengaja saya memutar lagu-lagu jazz musim gugur yang lembut di youtube dengan gambar perapian, membuat ruangan yang sudah hangat karena pemanas sentral ini menjadi begitu damai dan menyenangkan. Ya, ini pagi yang indah. Terutama juga saya tahu besok, hari Jumat, adalah hari terakhir saya bekerja sebelum liburan musim gugur. Hari kamis minggu depan adalah hari raya Thanksgiving dan kampus memberikan kesempatan untuk para karyawan untuk libur selama 1 minggu penuh. 1 hari lagi, dan saya sudah tidak sabar akan liburan. Hari minggu Nina dan saya akan ke Denver untuk menikmati konser Natal Pentatonix. Ini group penyanyi acapella. Saya sudah tidak sabar. Yang jelas pagi ini memang indah sekali 