AES 641 Writing Is A Lonely Job
joefelus
Friday February 24 2023, 12:32 AM
AES 641 Writing Is A Lonely Job

Hemingway katanya pernah berkata soal urusan menulis, "open a vein and bleed", ini metafor yang cukup mengerikan walau ada betulnya juga. Sebetulnya kata-kata ini diungkapkan pertama kali oleh Paul Gallico tahun 1946, lalu mulai banyak dikutip oleh para penulis yang lain. Soal Hemingway sendiri, apakah betul atau tidak, saya masih belum menemukan referensi yang akurat. Kalau dari yang saya baca, tidak ada bukti yang menguatkan bahwa Hemingway mengatakan itu. Tak apa, bukan ini maksud saya menulis hari ini.

Kemarin saya ikut kegiatan nulis bareng di festival literasi Smipa. Lucu juga ketika melihat wajah saya terpampang di layar besar, kaya orang penting! Hahaha.. Bukan apa-apa, tadinya saya pikir akan ada lebih dari saya seorang yang ikutan nulis virtual, jadi saya mau bergabung dan tidak berharap sama sekali menyusahkan pihak Smipa untuk menyiapkan zoom meeting seperti itu, tapi terus terang saya sangat senang bisa bergabung karena merasa menjadi bagian dari sesuatu yang besar.

Stephen King pernah berkata: "Writing is a lonely job. Having someone who believes in you makes a lot of difference. They don't have to make speeches. Just believing is usually enough."

Saya mulai berpikir tentang keasyikan saya menulis. Yang saya benar-benar alami adalah semata-mata hanya saya dan tulisan yang sedang dicurahkan. Menulis bareng seperti tadi malam (waktu Fort Collins), walau saya tahu tidak sedang menulis sendirian karena pada saat yang bersamaan banyak teman-teman yang lain juga menulis, tapi pada prosesnya ada rasa kesepian, excluded, secluded atau merasa seolah-olah ada pembatas antara saya dengan orang lain. Yang saya alami justru hanya saya sendiri dan tulisan yang sedang dikerjakan. Walau terkesan sangat negatif, sebetulnya dalam proses penulisan "I am having my moment". Menarik sekali bukan jika benar-benar ditelusuri? Apakah ini juga semacam paradox, I am alone and yet I am surrounded by many people?

Bayangkan misalnya sebagai seorang penulis, ini memang pekerjaan yang menuntut kesendirian. Akan sulit menulis ditengah banyak orang. Sama seperti bermeditasi, kita duduk bersama-sama tapi kita menutup diri dari semua orang bahkan dari pikiran kita sendiri. Pada saatnya, menulis selalu membutuhkan "my moment". Juga jika kita mengikuti writing retreat, misalnya. Kita berkumpul untuk berbagi pengalaman dan ide serta tips dalam menulis, brainstorming atau campfire, berbincang-bincang me-refresh pikiran dan perasaan, lalu kemudian kita masuk ke dalam keheningan dan kedalam diri masing-masing lalu mulai dengan my moment dan menutup diri dari sekitar untuk berkonsentrasi dan bermain dalam imajinasi.

Seorang dokter bernama Jeremy Nobel pernah mengungkapkan bahwa menulis itu justru merupakan obat dari rasa kesepian. Nah ini jadi bertolak belakang dengan apa yang saya ungkapkan di atas. Beliau juga berkata bahwa sepertinya merupakan sesuatu yang mustahil mengatakan bahwa menulis membuat kesehatan kita membaik, tapi secara ilmiah telah dibuktikan bahwa ketika seseorang menulis berdasarkan pikiran dan hati mereka, maka mereka akan merasa lebih baik dan lebih sehat karena dapat melampiaskan segala masalah dan kesulitan yang ada di dalam dada.

Menulis memberikan banyak manfaat karena menuntut penelusuran dan ekspresi perasaan yang memungkinkan kita untuk mengerti serta mengenal diri secara lebih mendalam. Memberikan pemahaman yang lebih dalam dalam cara diri kita berpikir dan pengetahuan apa saja yang kita miliki. Pada intinya kita membentuk koneksi yang lebih baik dan lebih kuat dengan diri sendiri. Secara sepintas mungkin terlihat bahwa kita lonely, isolated, excluded dan secluded dari ruang sekitar kita, tapi justru kita lebih masuk kedalam diri kita sendiri dan mengenal serta memahami diri sendiri secara lebih intens dan lebih dalam. Soal kesepian karena banyak menghabiskan waktu dengan kesendirian, sebetulnya tergantung pada sejauh mana kita dapat mengekespresikan diri dalam tulisan. Tulisan yang ekspresif apalagi jika dibagikan pada orang lain akan banyak membantu mengembangkan koneksi sosial.

Foto credit; writingcooperative.com

innocentiaine
@innocentiaine   3 years ago
Memang penting pak.. bukti nyata kekuatan niat dan konsistensi buat kita semua.. hanya kemarin memang terbatas waktu dan cara, jadi ga bisa saling ngobrol ya..
Andy Sutioso
@kak-andy   3 years ago
Betul, dalam proses menulis AES juga kerap merasakan. Tapi di sisi lain ada merasa babarengannya juga mungkin karena tulisan itu media komunikasi.
Membayangkan dulu manusia purba bikin tulisan di gua, mereka menulisnya untuk siapa ya? 🤔