AES 853 Rempah Rempah
joefelus
Sunday September 24 2023, 12:07 PM
AES 853 Rempah Rempah

Saya jarang sekali makan di restoran Nepal. Ada sebuah restoran yang sangat enak dekat rumah sebetulnya tapi karena untuk dompet saya agak terlalu mahal, maka baru 1 kali makan di sana. Memang makanan mereka sangat enak, tapi untuk saya yang hidup dengan budget ketat, tidak bisa seenaknya kesana.

Beberapa waktu yang lalu saya diberi semacam hadiah berupa gift card untuk makan di restoran tapi harus mempunyai aplikasi yang namanya grubhub, mungkin kalau di Indonesia mirip dengan aplikasi yang namanya gofood. Terus terang saya tidak pernah menggunakan aplikasi untuk pengiriman makanan, seumur hidup belum pernah. Gojek, gocar, uber dan semacam itu juga belum pernah. Saya hanya punya 2 aplikasi untuk membeli kopi di kedai langganan dan membeli burger, tapi tidak pernah yang diantar ke rumah. Karena mendapat giftcard itulah akhirnya saya mengunduh aplikasi di telepon genggam saya. Agak ketinggalan jaman ya? Hahaha.. Tapi karena tidak mau kehilangan $100, saya rela untuk mengunduh.

Berapa waktu yang lalu saya uji coba, dan karena saya belum pernah menggunakan aplikasi itu, bukannya membayar dengan giftcard, eh malah kartu kredit saya yang ditagih. Ya sudah nasib. Aplikasi pengantaran memang buat saya tidak terlalu menyenangkan. Buktinya biaya pengantaran, tips dan biaya lainnya saya nilai cukup besar, lebih murah jika mengemudi dan mengambil makanan sendiri. Ya sudah, toh tujuannya agar dapat menggunakan hadiah dari teman saya.

Nah 2 hari yang lalu, karena saya agak malas kemana-mana akhirnya memesan makanan menggunakan aplikasi itu. Karena menggunakan giftcard, saya pilih makanan Nepal. Yang kami pilih adalah Chicken Tikka Masala, Momo dumpling dan lamb biryani. Ini 3 menu kegemaran Nina dan saya. Momo dumpling itu seperti kuo tie atau gyoza tapi ala Nepal dan vegetarian. Tikka masala dan biryani hampir serupa dengan makanan India dengan nama yang sama.

Makanan Nepal bagi saya lebih cocok di lidah daripada makanan India karena menurut saya rempah-rempahnya lebih "ringan" dibandingkan dengan makanan India. Makanan india bagi saya agar terlalu banyak rempah dan saya tidak mau sekujur tubuh menjadi bau rempah. Keringat kita memang sering mengeluarkan aroma yang sesuai dengan makanan. Bau jintan dan kari misalnya, jika rempah-rempah itu kita konsumsi setiap hari, maka tubuh kita akan mengeluarkan aroma seperti itu. Nah saya jadi ingat pengalaman ketika tinggal di asrama mahasiswa internasional puluhan tahun yang lalu.

Namanya mahasiswa internasional, anggota komunitasnya juga sangat beragam, tapi ada 2 kelompok yang selalu saya jumpai yaitu mereka yang berasal dari daratan Tiongkok, Timur tengah, dan India. Itu saya alami juga di Fort Collins saat ini. Kelompok mereka sangat mudah dijumpai dimana-mana. Nah dulu ketika tinggal di asrama mahasiswa internasional kami harus berbagi dapur. Kami semua masak di dapur yang sama. Saya paling tidak tahan jika teman-teman dari India masak sebab rempah-rempahnya sangat kuat, terutama jika mereka menggunakan jintan dan kari, baunya sangat menyengat dan membuat saya sakit kepala. jadi jika mereka masak, saya akan menyingkir.

Suatu waktu kami, Nina dan saya, menjadi sukarelawan untuk menjemput para mahasiswa baru di airport. Kami menjemput banyak mahasiswa dari berbagi negara, dari benua Afrika, Eropa dan tentu saja Asia. Nah pada suatu sore kami bertugas menjemput, dan kebetulan ada beberapa mahasiswa dari India. Benar saja, begitu mereka masuk kedalam kendaraan, saya tidak bisa bernapas karena tidak tahan dengan bau badan mereka. Bukan mengejek atau menjelek-jelekan, tapi ya maklum lah mereka harus terbang selama berjam-jam dan tentu saja tidak mandi selama sekian lama, jadi otomatis mereka mengeluarkan keringat dan belum menyegarkan tubuh. Jadi seluruh kendaraan ter"kontaminasi" dengan aroma tubuh yang tidak menyenangkan. Akhirnya terpaksa kami pura-pura mengalami kerusakan AC dan membuka semua jendela. Jika tidak saya akan pingsan karena baunya sangat tidak tertahankan. Jika ingin tahu, bayangkan saja bau jintan bercampur dengan bau keringat yang sangat menyengat, itu luar biasa killer hahahah. Untuk sementara waktu saya terpaksa menghindari makanan dari Asia selatan ini karena selalu mengingatkan saya pada pengalaman yang bau ini! Hahahaha... Nah jadi teman-teman sekarang pasti mengerti mengapa saya lebih menyukai makanan Nepal karena walau sangat serupa tapi setidak-tidaknya rempah-rempah yang mereka gunakan tidak sekuat masakan India!

Foto credit: century-foods.com