Hari kedua long weekend. Saya bangun pagi sekali, jam 4:30. Hahaha.. iya di sini dianggap sangat pagi karena kalau libur banyak orang yang baru buka mata jam 9 atau kalo Kano malah jam 1 atau jam 2 siang! Duh ini remaja! 🙈
Â
Anak remaja ini dulu sangat maniak terhadap yang bulat-bulat dari mulai bola, balon, kubah masjid hingga hot air baloon. Dulu waktu masih TK cita-cita dia membangun mesjid! Hehehe.
Â
Kegiatan favorit kami jika keluar kota adalah hunting mesjid atau hot air balloon, well, dia menyebutnya Hot Air Bawoon. Pastinya balon udara palsu, karena di Indonesia memang sering ada balon besar untuk iklan produk atau perusahaan. Kalau malam sering Kano minta ditemani dengan cerita. Bapaknya terpaksa ngarang karakter-karakter khayalan seperti Dakdak (duck), Mongmong (monkey), Banban (Bunny) dan lainnya. Ceritanya bervariasi seperti saling menjemput lalu bersama-sama ke bukit dan melihat Hot Air Bawoon! Bayangkan betapa bapak dan ibunya harus sangat kreatif mengarang cerita dari hari ke hari yang selalu diakhir ceritanya harus dikaitkan dengan balon udara! Entah sudah berapa ratus cerita seperti ini dengan variasi di sana-sini Hahaha..
Â
Jaman dia di TK besar karena dia masih terpesona dengan Hot Air Bawoon, tinta printer banyak habis gara-gara foto balon udara bahkan waktu merayakan ulang tahun di sekolah ketika TK, saya membuat piñata yang diisi permen lalu dipukul hingga pecah dan teman-teman Kano berebut permen yang bertebaran di lantai. Suatu waktu kami ajak dia ke Sentul. Berangkat subuh-subuh, sampai sana sudah ada ribuan orang. Tapi lapur! Sampai sore tidak ada terjadi apa-apa. Angin terlalu besar, event balon udara dibatalkan! Kami pulang kecewa dan akhirnya lama-lama kegemaran akan Hot Air Bawoon pun terkubur dan terlupakan, termasuk cita-cita membangun mesjid hahaha!
Â
Anyway, karena hari ini fourth of July, masyarakat Amerika merayakan hari kemerdeakaan, kami pergi ke salah satu taman di dalam kota untuk menyaksikan Hot Air Bawooon! Jam 6 pagi sudah sampai di taman. Sudah ada ratusan orang yang berkumpul di sana, tempat parkir mulai penuh. Masyarakat begitu antusias untuk menyaksikan kegiatan setahun sekali ini. Ada yang membawa tikar, handuk bahkan kursi ke lapangan yang sangat luas ini. Beberapa keluarga malah piknik membawa sarapan, mereka duduk di hamparan handuk atau tikar dan sarapan. Sebagian membawa binatang kesayangan mereka dan bermain sambil berlari-lari ketika menunggu.
Â
Ada 2 balon udara dari taman itu yang akan diterbangkan. Di taman-taman lain juga ada kegiatan serupa. Mungkin sengaja diatur demikian sehingga masyarakat tidak terkonsentrasi berkumpul hanya di satu lapangan. Pukul 7 persiapan sudah dimulai, keranjang sudah berdiri sejak kami sampai jam 6 tadi. sekarang mereka mulai mengeluarkan parasit yang besar, lalu memompakan udara dengan sebuah kipas yang besar dan berbunyi kencang. Balon pun mulai terbentuk, sesudah sangat besar, udara panas mulai disemburkan dan balon udara secara sempurna mengembang di udara. Berapa saat kemudian satu per satu balon itu terbang dengan beberapa orang berada di dalam keranjang itu.
Â

Â

Â
Di ufuk sebelah utara saya sudah menyaksikan balon-balon yang sudah terbang dari lapangan-lapangan yang lain. Total ada 7 yang berada di angkasa. Saya mulai agak emosional mengenang sekitar 10 tahunan yang lalu ketika balon udara menjadi keseharian kami bersama Kano yang masih kecil. Kesukaan dia pada yang bulat-bulat memang sejak dia masih baru bisa berjalan. Usia 18 bulan sudah kami ajak ke play group, dia masih sibuk bermain sendiri belum suka bergaul dengan teman-teman seusianya. Mungkin dia punya sekitar 300 bola, setiap ke mall dia minta uang 25 sen 2 buah untuk membeli bola bekel, jadi jumlahnya memang bertambah terus.
Â

Â
Semalam saya tanya dia, "Hey Kano, Mom and dad are planning to go to the park to see hot air balloon, are you interested to join us?" Jawabnya," I am good! I rather sleep in than getting up before sunrise!" katanya kalem. Hadeuh! Sementara tadi bapaknya terharu menyaksikan balon udara sambil membayangkan kejadian bertahun-tahun yang lalu. Akhirnya sesudah selesai, kami mampir ke Pancake House untuk sarapan. Kami pilih crepes with berries, 2 over-easy eggs, crispy applewood smoked bacon, hash brown dan 2 cangkir kopi. Sementara si anak yang dulu tergila-gila hot air balloon masih ngorok di rumah!***
Â