AES 1225 Pohon & Tanaman
joefelus
Friday October 25 2024, 10:04 PM
AES  1225 Pohon & Tanaman

Yang paling menyusahkan hati saya sesudah kembali ke Indonesia disamping kehilangan Kano juga kehilangan pengalaman saya dalam menikmati berbagai pergantian musim. Musim yang paling saya cintai adalah saat ini, yaitu musim gugur ketika udara menjadi semakin sejuk dan mendekati titik beku di bulan Desember, saya biasa menikmati warna warni yang sangat luar biasa di awal bulan Oktober. Nah ini yang benar-benar membuat saya bersusah hati.

Memang tidak ada gunanya terus menerus melihat ke belakang, saya sudah sering menulis tentang ini dan saya juga sadari bahwa yang terpenting dalam hidup adalah saat ini. Yang sudah lalu tidak akan pernah kembali lagi, yang akan datang belum tentu akan dapat kita rasakan, yang penting adalah saat ini. Nah mengingat itu, saya juga harus pandai-pandai menghibur diri dan juga sedikit "mengelabui" diri.

Maksudya mengelabui diri itu bagaimana? Seperti tadi saya berkata bahwa saya mencintai musim gugur karena warna warninya, maka karena kebetulan saya sedang dibantu sekelompok pekerja menata kebun, maka pilihan pohon-pohon pun saya ingin yang warna warni. Pilihan saya pada pohon yang banyak daunnya berwarna hijau dan merah. Saya tidak tahu namanya, dulu saya pikir sejenis pohon kopi-kopian, ternyata tukang kebun menyebutnya dengan pucuk merah. Nah memang pohon ini hijau dan pucuk-pucuk daun mudanya seringkali berwarna merah. Ini cocok sekali dan sesuai dengan keinginan saya. Jadilah halaman depan saya ditanami 3 pohon pucuk merah. Disamping itu saya mempertahankan 2 pohon belimbing wuluh yang buahnya besar-besar hahaha..

Masih banyak yang harus dilakukan berkaitan dengan halaman depan dan belakang. Saat ini sangat minimalis, seperti misalnya saya hanya punya pohon plumeria (kamboja), dan beberapa pohon keladi sente. Semua halaman depan dan belakang saya gunakan kerikil, terlihat rapih dan juga mudah-mudahan perawatannya tidak memakan banyak waktu. Saya ingin membeli beberapa pot besar dari gerabah dan akan menanam pohon seperti Monstera King, yang berdaun lebar serta seolah-olah sobek-sobek. Ini sering dijadikan berbagai disain di Hawaii, disamping juga jenis-jenis pohon keladi karena Taro atau talas yang merupakan satu family dengan keladi sejak jaman dahulu menjadi salah satu tumbuhan utama. Taro menjadi makanan sehari-hari seperti halnya nasi.

"Kamu mau tanaman apa lagi, Nin? Kalau ini suka tidak?" Tanya saya pada Nina.

"Bentar, aku mau kirim sesuatu, kamu baca deh." Kata Nina

HP saya buka dan Nina mengirimkan sebuah tautan yang berisikan sebuah artikel yang mengatakan jenis-jenis pohon apa saja yang sebaiknya tidak ditanam di depan rumah. Nah sampai di sini saya mulai senyum-senyum. Pertama saya melihat segi logic nya, Misalnya pohon nomor 1 yang dianjurkan tidak ditanam adalah pohon beringin. Untuk halaman depan rumah saya yang kecil, jelas beringin bukan jenis pohon yang bisa ditanam, pertama beringin akan tumbuh besar sekali, kedua akar-akarnya akan meraja lela kemana-mana dan juga setelah sekian tahun nanti akarnya yang menjuntai kebawah akan menutup pandangan rumah saya.

Pohon kedua adalah pisang, saya sejak kecil banyak mempunyai pengalaman dengan pisang. Ada kalanya saya memakan pisang langsung dari pohonnya, maksudnya bila melihat pisang yang sudah masak, saya panjat lalu saya kupas dan saya makan isinya dan tetap membiarkan kulitnya tergantung di "tandan" nya. Hahaha... saya memang nakal waktu kecil, jadi pemilik pohon akan marah-marah sebab banyak pisangnya yang tinggal kulitnya saja. Hehehe.. Nah kembali ke pisang, sesudah pisang dipanen, batangnya akan dipotong-potong lalu dibuang, sedangkan bonggol akarnya dibiarkan karena biasa tumbuh banyak anak-anak pohon pisang disekelilingnya. Lahannya jadi semakin dipenuhi pisang dan yang paling sulit adalah kemana membuang batang pisang itu? Pohon pisang hanya berbuah sekali dan selesai, pohonnya ditebang. Jika demikian akan membuat halaman depan rumah tidak cantik lagi. Logis bukan?

Nah banyak jenis pohon-pohon lain yang dibahas di artikel tersebut. Masalahnya alasan yang artikel katakan sangat tidak masuk akal. Contohnya pohon pisang tadi, alasan tidak baik ditanam di halaman depan karena akan membawa kesialan, dan jika punya anak kecil, maka anaknya menjadi nakal dan sulit diatur! Hahaha.. Bagaimana dengan pohon beringin? Katanya akan membuat rumahnya suram, penghuninya akan banyak mengalami kesialan dan merupakan tempat bermukim mahluk halus! Katanya juga jika ada pohon beringin di depan rumah harus segera ditebang tapi sebelumnya harus dilakukan selamatan dan memanjatkan doa-doa. Waduh!

Sampai di situ langsung saya berhenti membaca. Ini semua adalah hal-hal yang menurut saya sangat absurd. Apalagi kalau sudah membahas masalah klenik, saya langsung tidak tertarik lagi untuk terus membaca. Tapi sekilas saya ingin tahu nama-nama tanaman apa yang lainnya. Nah saya baca sedikit karena pohon belimbing wuluh termasuk di daftar serta katanya memberikan energi "negatife" (sengaja saya tulis sesuai dengan yang ada di artikel tersebut, kata negatif mendapat tambahan ekstra huruf "e" hahahaha) dan menjadi tempat mahluk astral!!!! Penguhuninya akan mengalami kemalangan dan akan menghadapi gangguan mistis. Wow!

Nah, masalahnya saya punya 2 pohon belimbing wuluh di halaman depan, dan sangat saya cintai karena buahnya gemuk-gemuk sering ditaksir ibu-ibu yang setiap pagi jalan kaki berolahraga. Lalu apakah saya harus menebang pohon-pohon itu? Saya sudah kehilangan 3 pohon mangga, masa sih saya harus kehilangan pohon belimbing juga???? Hehehehe

You May Also Like